Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Sabar! Distribusi Air Baku BPAM Banjarbakula Akan Berhenti Sementara, Ada Kendala Dalam Perbaikan

M Fadlan Zakiri • Kamis, 25 April 2024 - 20:45 WIB
MASIH BOCOR: Perbaikan pipa milik BPAM Banjarbakula belum rampung sepenuhnya lantaran masih terdapat rembesan. (FOTO: M FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)
MASIH BOCOR: Perbaikan pipa milik BPAM Banjarbakula belum rampung sepenuhnya lantaran masih terdapat rembesan. (FOTO: M FADLAN ZAKIRI/RADAR BANJARMASIN)

Perbaikan pipa transmisi air baku BPAM Banjarbakula tampaknya belum tuntas, dari pantauan Radar Banjarmasin, pipa di Desa Mandikapau, Karang Intan, Banjar itu masih terlihat mengeluarkan air, Selasa (23/4) siang. 

Di sana ada dua orang petugas yang sedang berjaga mengawasi rembesan air yang masih terjadi.

Salah satunya adalah Mahmud, ia mengaku ada di sana ditugasi untuk menguras air yang keluar dari pipa.

Karena terjadi rembesan, rencananya alat klem yang sudah terpasang akan dilepas lagi dan dikirim ulang ke pabriknya di Solo untuk dilakukan penyetelan ulang. 

Sebab dalam proses perbaikan, petugas mengalami kendala dalam hal penyediaan aksesoris pipa. Sebab harus dipesan secara khusus, lantaran pabrikan resmi penyedia pipa sebelumnya sudah tidak melakukan produksi.

Aksesoris tersebut untungnya masih bisa dipesan, melalui tiga vendor fabrikasi yang berbeda. Sehingga perlu waktu yang tidak sebentar dalam proses perbaikan.

Proses itu tentu berdampak pada proses distribusi air baku ke PTAM Intan Banjar dihentikan untuk sementara waktu.

“Jika sesuai perencanaan, Kamis (25/4) pompa akan dimatikan, lalu alat klem itu dilepas dan langsung dikirim ke pabriknya,” jelas Mahmud.

Saat ditanya kapan perbaikan itu bisa selesai, Mahmud tidak bisa memperkirakannya. Sebab menurutnya semua itu tergantung pada proses pengiriman alat yang disetel ulang tersebut.

“Kalau di sana (pabriknya) cepat, proses perbaikan ini cepat juga. Intinya alat itu akan langsung dipasang kalau sudah datang,” tukasnya.

Mahmud mengakui rembesan itu terjadi sejak Minggu (21/4) tadi. Sehingga air baku Balai PAM terus keluar dari bagian tengah pipa transmisi. 

Pihak pelaksana perbaikan, Amin, mengungkapkan bahwa rembesan air itu disebabkan oleh komponen aksesoris yang ukuranya tidak proporsional.

"Sementara ini dipasang dulu, agar air bisa didistribusikan, sambil menunggu alat dan bahan yang pas," katanya. (*) 

Editor : Indra Zakaria
#air baku