Tempat ini pernah pula menjadi tempat persembunyian sekelompok orang yang diantaranya seorang perempuan yang berstatus janda dan mempunyai 3 orang anak.
Untuk mempermudah penamaan dan memberi kesan penasaran, maka sesuai musyawarah kesepakatan warga dinamakanlah Air Terjun Janda Beranak Tiga. Untuk menuju Air Terjun Janda Beranak Tiga ini harus berjalan kaki sekira 1 kilometer atau pengunjung juga bisa gunakan jasa ojek dengan biaya yang tidak begitu mahal.
Objek Air Terjun Janda Beranak Tiga ini buka untuk pertama kalinya di awal tahun 2021. Maka tak heran kawasannya sendiri memang sangat asri dan natural.
2. DANAU TAMIYANG
Panorama keindahan alam yang menampilkan hamparan danau dan keindahan pegunungan menjadi daya tarik wisata Danau Tamiang di Desa Mandikapau Barat Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar. Sejumlah fasilitas menarik juga diberikan secara cuma-cuma atau gratis kepada para pengunjung yang ingin berwisata ke Danau Tamiyang.
Fasilitas menarik seperti tempat bermain anak, 10 gazebo, menara padang itu diberikan secara gratis untuk pengunjung, sedangkan untuk speed boat, mainan bebek-bebekan, mandi bola itu dipungut biaya dengan nominal yang tidak menguras kantong pengujung.
Di samping itu, pihaknya juga menyediakan musala, toilet, dan tempat cuci tangan untuk menambah kenyamanan para pengujung yang berwisata ke Danau Tamiyang,
Sabtu, Minggu dan hari libur nasional lainnya merupakan hari terpadat, karena untuk hari-hari itu, Danau Tamiyang bisa kedatangan ribuan orang pengunjung dari berbagai macam daerah.
3. AGROWISATA KAMPUNG BIIH
Desa Bi’ih di Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, sejak dulu dikenal sebagai desa penghasil berbagai buah-buahan. Salah satunya durian yang kerap menjadi perburuan baik wisatawan dalam maupun luar daerah Kalimantan Selatan.
Tersohor sebagai desa penghasil durian memicu salah satu pengembang usaha asli putra daerah untuk membangun agrowisata yang kemudian diberi nama Agrowisata Kampung Bi’ih yang menyajikan berbagai hasil perkebunan budidaya petani desa setempat.
Di lahan kurang lebih seluas tiga hektar itu juga dilengkapi wahana fasilitas bermain anak-anak seperti, kereta keliling, becak mini, dan fasilitas wahana lainya, yang benar-benar dapat dinikmati masyarakat yang datang berkunjung berwisata sembari bersantai menyantap buah durian dan buah lainnya.
4. BUKIT BATU BETABANG
Bukit Batu Betabang, begitu masyarakat sekitar menyebutnya. Lokasinya tepat berada di kawasan Hutan Lindung Tahura Sultan Adam, perbatasan wilayah antara dua desa yaitu Desa Awang Bangkal Timur dan Desa Pulau Nyiur Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar.
Bukit yang baru-baru ini dibuka, memiliki akses yang cukup terjal dan ekstrem. Untuk menuju pos pertama sebaiknya pakai guide ya. Karna jalannya cukup jauh dan tidak ada rute yang jelas menuju puncak. Pengunjung akan melalui hutan perawan sekira 1,5 jam. Bahkan sampai 2 jam.
Tapi tak rugi kalo udah sampai puncak. Mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan pegunungan yang ada di Riam Kanan.
Di sana ada air terjun yang letaknya cukup tersembunyi, bahkan tak sedikit masyarakat sekitar yang belum pernah datang ke air terjun tersebut.
Dari pemukiman terdekat di Desa Pulau Nyiur, air terjun Bukit Batu Betabang jaraknya cukup jauh. Bila tak paham jalan bisa kesasar.
5. LESEHAN PUTRA BULU
Lokasi wisata alam tempat bersantai bersama yang bisa dikunjungi di Kalsel terus bertambah. Terbaru hadir desa wisata lesehan dan kolam pancing Putra Bulu di Desa Awang Bangkal Barat, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Kalsel.
Tempat bersantai di bawah kaki gunung Patra Bulu yang masih kawasan Tahura Sultan Adam dibuka dengan konsep wisata alam terbuka, berpadu wisata kuliner. Hadirkan view gunung berjejer di kawasan Pegunungan Meratus.
Selain objek wisata tersebut, masih banyka wisata lainnya yang tak kalah menarik. Seperti bendungan Karang Intan, dan Gahura Sultan Adam. Jadi, anda tidak akan bosan dan kekurangan tempat wisata jika berkunjung ke Kawasan Wisata Kecamatan Karang Intan. (*)