Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Diduga Keracunan Es Buah di Acara Hajatan, Puluhan Warga HSU Dilarikan ke Rumah Sakit

Redaksi Prokal • 2026-02-03 05:07:44
Anggota Polsek Banjang saat mengambil sampel es buah hajatan di Desa Baru Tabing, Kecamatan Banjang, HSU. (Foto: Istimewa)
Anggota Polsek Banjang saat mengambil sampel es buah hajatan di Desa Baru Tabing, Kecamatan Banjang, HSU. (Foto: Istimewa)

 

AMUNTAI – Suasana hajatan di Desa Baru Tabing, Kecamatan Banjang, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, berubah menjadi kepanikan pada Minggu (1/2/2026). Puluhan tamu undangan, termasuk anak-anak, diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi hidangan es buah yang disajikan dalam acara tersebut.

Para korban mulai merasakan gejala mual dan pusing sesaat setelah menyantap hidangan tersebut. Mengingat jumlah pasien yang cukup banyak, evakuasi dilakukan secara besar-besaran menggunakan armada ambulans serta kendaraan pribadi warga menuju RSUD Pambalah Batung Amuntai.

Kapolres HSU AKBP Agus Nuryanto, melalui Kapolsek Banjang AKP Robby, mengonfirmasi bahwa dugaan kuat penyebab keracunan berasal dari minuman es buah. "Dugaan sementara karena mengonsumsi es buah di lokasi hajatan. Seluruh korban yang terdampak sudah kami arahkan untuk segera mendapatkan perawatan medis di RSUD Pambalah Batung," jelasnya.

Insiden ini mendadak viral di media sosial dan menjadi perbincangan hangat warga netizen setempat. Banyak warga mengkhawatirkan kondisi para korban, terutama anak-anak yang turut menjadi pasien. Beberapa komentar warganet menduga adanya bahan campuran es buah yang sudah kedaluwarsa atau proses pengolahan yang tidak higienis sebagai pemicu utamanya.

Kondisi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Pambalah Batung dilaporkan sempat membeludak akibat kedatangan pasien yang secara bersamaan. Tim medis saat ini fokus melakukan penanganan intensif untuk menstabilkan kondisi para korban.

Di sisi lain, pihak kepolisian telah bergerak cepat dengan mengamankan sisa hidangan serta mengambil sampel bahan es buah untuk diuji di laboratorium kesehatan. Langkah ini dilakukan guna memastikan kandungan zat berbahaya atau bakteri yang menyebabkan puluhan warga tersebut jatuh sakit secara massal.(*)

Editor : Indra Zakaria