BALIKPAPAN - Taman edukasi di wilayah Balikpapan Selatan cukup banyak. Bukan hanya Taman Tiga Generasi di Jalan Manuntung dan Taman Bacaan Ruhui Rahayu. Keduanya di ada di Sepinggan Baru. Tetapi juga ada, Taman Lalu Lintas Sepinggan di Jalan Sepinggan Baru, dekat Polsek Balikpapan Selatan.
Namun taman yang berada di bawah pemeliharaan Dinas Perhubungan (Dishub) ini mulai sepi. Setuiap hari, hanya beberapa orang yang tampak sekadar duduk-duduk di alun-alun, menikmati suasana taman. Jika pun banyak, itu pun warga sekitar taman.
Hal itu terpantau saat Balikpapan Pos mengunjungi taman yang tepat terletak di depan kantor kepolisian Sektor Balikpapan Selatan itu, Senin (7/1) sekira pukul 09.00 Wita. Di dalam taman, tampak dedaunan yang gugur dengan posisi berserak. Ada juga beberapa sampah tergeletak di sembarang tempat.
"Saya baru bekerja di sini mas, bagian kebersihan dan perawatan taman. Baru beberapa hari, karena pekerja yang lama sudah berhenti," ujar Syamsul, petugas Taman Lalu Lintas kepada Balikpapan Pos, kemarin.
Ditambahkannya, taman dibuka untuk umum sejak pagi hari. Lalu pada malam hari akan ditutup kembali pukul 22.00 Wita. Setelah ditutup, sekuriti akan bertugas untuk menjaga taman hingga pagi hari sebelum dibuka kembali.
"Bukanya sejak pagi hingga malam. Sejak saya bekerja di taman ini, suasana memang sepi, hanya beberapa warga yang datang sekadar duduk-duduk," tambah Syamsul.
Sepinya taman Lalu Lintas ini, memang sangat disayangkan. Sebab, selain suasana yang asri, cukup banyak bangunan di lokasi yang bertujuan sebagai edukasi kepada masyarakat tentang pengenalan marka jalan dan rambu-rambu lalu lintas.
"Lokasinya bagus. Fasilitas yang mengenalkan rambu-rambu lalu lintas terhadap masyarakat. Tapi sepi, mungkin pengelola harus kembali melakukan penataan ulang. Membangun kembali sarana permainan anak-anak. Jadi bisa belajar sambil bermain-main, apalagi anak-anak, mungkin akan jenuh kalau hanya belajar doang," ujar Aldi (32) salah satu warga yang ditemui Balpos di seputaran taman.
Sementara itu, pihak Dinas Perhubungan Kota Balikpapan selaku pengelola, mengaku selalu melakukan penataan terhadap taman. Dan mengklaim bahwa taman kerap dikunjungi pelajar SMP, SD dan TK. "Taman itu selalu banyak pengunjung pelajar SMP maupun SD sekadar belajar tentang rambu-rambu lalu lintas," singkat Kepala Dishub Balikpapan, Sudirman Djayaleksana. (m-4/rus)
Editor : amir-Amir KP