Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

AGM: Pembangunan Dimulai dari Desa

adminbp-Admin Balpos • Rabu, 6 Februari 2019 - 00:50 WIB
SHARING: Bupati AGM saat menyampaikan ide pembangunan yang harus dimulai dari desa. (HUMAS UNTUK BALPOS)
SHARING: Bupati AGM saat menyampaikan ide pembangunan yang harus dimulai dari desa. (HUMAS UNTUK BALPOS)

PENAJAM - Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Abdul Gafur Mas’ud (AGM) gelar pertemuan dengan perwakilan anggota BPD se-Kabupaten PPU. Tujuan pertemuan tersebut untuk menyelaraskan cara pikir dan tindakan, pertemuan antara bupati dan anggota BPD dari 30 desa se-Kabupten PPU berlangsung di  Aula Kantor Bupati, Senin (4/2).

“Sesungguhnya peran dan kedudukan kita saja yang berbeda namun menfaat keberadaan kita tidak bisa dibedakan, oleh kerena itu betapa pentingnya hadir dan tatap muka, dilakukan untuk menyampaikan hal-hal penting dan lebih spesifikasi bagi kemajuan pembangunan di daerah ini,” ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten PPU H Tohar mengawali acara tersebut.

Berangkat dari hal tersebut maka piminan daerah lanjut Sekda memutuskan melakukan pertemuan dengan sejumlah anggota BPD, dihadiri Wakil Bupati PPU H Hamdam dan Wakil Ketua DPRD PPU H Syahrudin M Nur, Bupati Penajam Paser Utara H Abdul Gafur Mas’ud dalam pertemaun tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh Anggota BPD yang hadir.

“Kita memiliki cita-cita yang sama untuk menuju Kabupten PPU yang maju, modern dan religius, untuk itu kami mengundang anggota BPD untuk bersilaturrahmi dan ingin mendengarkan seluruh permasalahan yang ada di seluruh kelurahan-desa yang ada di empat kecamatan,” tandas bupati.

Bupati AGM yakin dengan berkat Allah SWT sehingga pertemuan tersebut terselenggara sesuai dengan agenda yakni untuk menyatukan persepsi antara eksekutif, legislatif dan tokoh masyarakat. “Kita memulai pembangunan bukan dari kabupaten ke desa namun dari desa ke kabupaten, kita menyadari bahwa bukanlah bentuk kabupaten yang maju bila pembangunan desa belum maju, kondisi dan pembangunan desa perlu ditingkatkan  agar masyarakat desa dapat me rasakan makna pembangunan dan kesejahteraan bagi rakyat,” ungkap AGM.

Terutama lanjut dia bagaimana konsep pembangunan desa memacu agar percepatan pembangunan desa itu bisa tercapai terutama pembangunan infrastruktur yang disebutnya infrastruktur kemasyarkatan, ini kata dia harus segera dikembangkan dan ditingkatkan agar masyarakat yang selama ini terkesan tertinggal ditambah infrastruktur jalan masih banyak yang rusak.

“Program kami yang ingin kami munuculkan yaitu penggelontoran dana sebesar Rp 300 Miliar untuk seluruh kelurahan dan desa yang berjumlah 54 kelurahan-desa, disertai pendampingan oleh Bapak Musa selaku tenaga ahli dari Universitas Mulawarman, dengan anggaran sebesaar Rp 300 Miliar itu, saya tidak ingin anggaran tersebut terkesan mubazzir, kita ingin pembangunan infrastruktur jalan di desa semua menjadi baik, saya ingian pemerataan pembangunan itu dilaksanakan secara cepat, sedangkan dari pemerintah daerah ada 12 pendamping dari dinas terkait dan didampingin 2 tenaga ahli dari untiversitas Mulawarman. (*/rus)

Editor : adminbp-Admin Balpos