BALIKPAPAN - Dari beberapa puskesmas di Kota Balikpapan yang mengikuti penilaian Puskesmas Berprestasi telah menunjukkan yang terbaik kepada tim penilaian dalam tingkat kota. Salah satunya Puskesmas Karang Rejo, Balikpapan Tengah (Balteng) yang telah menunjukkan sistem pelayanan yang terbaik untuk masyarakat sekitar.
Dalam penilaian Puskesmas Berprestasi ini, Karang Rejo menunjukkan beberapa penilaian seperti manajemen puskesmas, pelayanan kepada masyarakat, bagaimana upaya puskesmas dalam meningkatkan mutu pelayanan dan kesehatan pasien.
Dari hasil penilaian, Puskesmas Karang Rejo terpilih untuk mewakili Balikpapan dalam lomba puskesmas berprestasi tingkat provinsi. Untuk penilaian sendiri akan dilakukan di tahun 2019 ini, akan tetapi untuk pastinya belum bisa disebutkan.
"Untuk penilaian dijadwalkan di tahun 2019 ini, hanya hari dan waktunya kami belum tau pasti," kata Kepala Puskesmas Karang Rejo dr Nurina Ariani.
Nurina Ariani mengatakan tujuan penilaian Puskesmas berprestasi tingkat provinsi Kalimantan Timur ini ke depannya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Tujuan dari mengikuti kegiatan ini adalah selain mengejar prestasi yang lebih utama yakni untuk meningkatkan pelayanan dan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan," ucap Nurina.
Penilaian Puskesmas Berprestasi yang diwakili oleh Puskesmas Karang Rejo juga bisa meningkatkan ekspektasi atau harapan serta keinginan masyarakat dalam pelayanan kesehatan yang diberikan. Selain itu untuk mendongkrak indeks pembangunan manusia usia harapan hidup di Balikpapan.
"Salah satu indikator tingkat kesehatan masyarakat yang dinilai adalah juga usia harapan hidup," ujarnya.
Dirinya menambahkan saat ini tahapan penilaian belum mulai dilakukan. Diharapkan dengan keikutsertaan Puskesmas Karang Rejo dalam kegiatan tersebut maka pelayanan yang akan diberikan pun bisa semakin baik.
Dia menegaskan bahwa hasil penilaian puskesmas berprestasi nantinya tidak berdampak terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, bahkan bisa lebih maksimal dibandingkan pelayanan di hari biasa, karena dari hasil penialan itu bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang menjaga kesehatan masyarakat.
"Apapun hasilnya dari penilaian, akan kita jadikan patokan dalam peningkatan pelayanan kesehatan," ungkapnya. (may/san)