Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Di Balikpapan, Positif Dua, Yang Sembuh Juga Dua

izak-Indra Zakaria • Minggu, 14 Juni 2020 - 18:39 WIB
Rizal Effendi dan Andi Sri J
Rizal Effendi dan Andi Sri J

Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus Corona atau Covid-19 Kota Balikpapan, Sabtu (13/6) menerima sedikitnya empat hasil swab. Baik dari laboratorum Polymerase Chain Reaction (PCR) Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB) dan Tes Cepat Molekuler (TCM) Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan.

Ada pun hasilnya, dua dinyatakan terkonfirmasi positif dan dua lainnya sembuh setelah dua kali berturut-turut hasil pemeriksaan dinyatakan negatif virus Corona atau Covid-19.

“Hari ini ada empat hasil swab yang kita terima, baik dari PCR RS Pertamina Balikpapan dan TCM RSKD. Dua dinyatakan terkonfirmasi positif dan dua sembuh,” kata Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kota Balikpapan saat penyampaian update terbaru wabah Corona di Balikpapan, Sabtu (13/6) sore.

Dengan penambahan dua positif baru tersebut, maka total pasien positif di Kota Balikpapan hingga saat ini tercatat menjadi 97 orang. Adapun yang dirawat sebanyak 35, sembuh 59 dan yang meninggal tiga orang. “Total pasien positif kita hingga hari ini sudah 97 orang,” ujarnya.

Untuk rincian tambahan pasien positif, yang pertama adalah laki-laki berusia 25 tahun dengan kode BPN96. Yang bersangkutan berKTP luar daerah, namun sudah tiga tahun bekerja di Balikpapan sektor swasta.

“Riwayatnya melakukan screening swab PCR di RS Pertamina untuk memenuhi syarat penerbangan ke Jakarta. Dan ditemukan hasilnya ternyata positif.

Saat ini langsung dirawat di RS Pertamina,” lanjut Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Andi Sri Juliarty.Pasien ke dua laki-laki 45 tahun berkode BPN97. Yang bersangkutan adalah pekerja Migas yang terkonfirmasi positif juga karena melakukan screening dari perusahaan untuk masuk ke lokasi kerja.

“Jadi sekarang pekerja Migas dan tambang sebelum masuk ke lokasi diwajibkan screening PCR,” ungkap wanita yang akrab disapa Dio itu.Untuk kasus yang terkonfirmasi negatif, yang pertama adalah pasien BPN45. Pasien berjenis kelamin laki-laki dan berusia 27 tahun ini dirawat sejak tanggal 31 Mei 2020 atau selama 30 hari.

“Beliau orang Balikpapan. Merupakan Anak Buah Kapal (ABK). Jadi salah satu dari enam ABK yang positif dari kapal yang pertama,” sebut Dio. Pasien sembuh ke dua berkode BPN63. Juga dinyatakan negatif dua kali berturut-turut dari pekerja Migas. “Usianya 58 tahun. KTP Balikpapan. Dan terdeteksi karena pemeriksaan mandiri untuk berangkat ke Jakarta. Selesai perawatan 11 hari dan hari ini juga keluar rumah sakit,” ucapnya.

Selain itu, penambahan kasus terjadi pada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak tiga kasus. Dan satu kasus negatif. Dengan demikian, jumlah PDP yang dirawat menjadi enam orang.

Kemudian, penambahan juga terjadi pada kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 10 kasus. Dari yang sebelumnya 306 menjadi 316. Kemudian yang pengawasan menjadi 131 orang dan yang negatif 185 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga bertambah sebanyak 70 orang. Dari yang sebelumny 234 menjadi 304.Fredy Janu/Kpfm

Editor : izak-Indra Zakaria