TANJUNG REDEB - Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Berau untuk memanfaatkan waktu libur sesuai ketentuan. Hal ini untuk menjaga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan.
“Jadi jalankan libur sesuai dengan ketentuan, jangan sampai mengira hari kejepit lalu meliburkan diri,” ungkapnya.
Jika ada ASN yang membutuhkan waktu libur tambahan, ia meminta agar mengajukan cuti sesuai aturan yang ada. Sehingga, tidak terjadi kekosongan pegawai meski diburu akhir tahun. “Memang kami harap pelayanan itu kan jangan sampai kosong lah,” pintanya.
Apalagi pelayanan yang sifatnya kebutuhan dasar masyarakat dan bisa menyebabkan masyarakat terhambat dalam memenuhi kebutuhan dasarnya.
“Kami meminta kepala perangkatnya yang terkait pelayanan untuk membagi jadwal dan membagi tugas masing-masing anggotanya, supaya pelayanan tetap terpenuhi,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Novian Hidayat mengatakan jelang libur Natal dan tahun baru, pihaknya tetap menyiagakan puluhan personel untuk menghadapi suatu kondisi kedaruratan.
“Kita sudah siapkan tim untuk penanganan kedaruratan,” ujarnya.
Di setiap kecamatan, utamanya posko penanggulangan bencana juga disiagakan setidaknya dua personel untuk mengantisipasi situasi bencana yang sewaktu-waktu bisa terjadi.
“Jadi kita tetap siaga, BPBD Berau tetap melaksanakan tugas seperti biasa,” ungkapnya.
Untuk kecamatan Tanjung Redeb, Novian mengungkapkan terdapat 26 personel yang disiapkan. Di antara seluruh kecamatan, hanya Kecamatan Maratua yang tidak ada petugas yang disiagakan.
Hal ini juga merupakan tindak lanjut dari Instruksi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Berau, Muhammad Hendratno dengan nomor surat 360/200/BPBD-|ll/Xll/2023. Sehingga, hal ini untuk menjaga keamanan masyarakat selama libur Natal dan tahun baru.
Selama pekan libur ini, pihaknya akan secara rutin melaksanakan pengecekan seluruh armada dan peralatan penunjang kinerja dan memastikan dalam kondisi normal siap pakai. Kemudian aktif dalam kegiatan pencegahan/mitigasi apabila ada suatu potensi bencana yang mengancam di suatu wilayah kerja posko setempat.
“Mencari dan memberikan informasi secara cepat, tepat dan akurat ke Posko Kabupaten apabila adanya suatu ancaman/kejadian bencana di posko wilayah kerja setempat,” ujarnya.
Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Halijah menyebut pelayanan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas tetap melaksanakan libur selama tanggal merah yang ditentukan negara. Hanya saja, sebagian tenaga kesehatan selama libur, juga tetap mendapat tugas pengamanan di posko gabungan libur Natal dan tahun baru.
“Kalau faskesnya memang tutup, mengikuti ketentuan tanggal merah libur. Namun mereka berjaga di posko gabungan yang ada,” ungkapnya.
Meski fasilitas kesehatan libur, namun tenaga kesehatan tetap akan berjaga di posko-posko gabungan yang didirikan untuk melayani masyarakat terhadap kejadian gawat darurat.
“Rujukannya nanti ke RSUD dr Abdul Rivai, petugas kita standby di masing-masing posko,” pungkasnya. (sen/arp)
Editor : izak-Indra Zakaria