Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Beras Adan Diekspor ke Malaysia dan Brunei

wahyu-Wahyu KP • Senin, 21 Januari 2019 - 15:18 WIB

TANJUNG SELOR – Sebuah terobosan dilakukan pemerintah daerah bersama pemerintah pusat dalam memberdayakan ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan. Untuk pertama kalinya, pemerintah memfasilitasi ekspor beras adan dari Krayan ke Malaysia dan Brunei Darussalam.

Ekspor perdana secara simbolis dilakukan di Krayan, Nunukan, Kamis (17/1). Pengiriman beras adan dari Krayan ke Serawak, Malaysia, itu dilepas Kepala Balai Besar Biogen Kementerian Pertanian, Mastur. Acara tersebut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara Andi Santiaji, mewakili Gubernur Irianto Lambrie.

Hadir pula jajaran Pemkab Nunukan, ketua Adat Besar Krayan, dan perwakilan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kaltim. Menurut Andi Santiaji, ekspor tersebut dilakukan setelah Pemprov Kaltara berhasil meyakinkan Malaysia dan Brunei untuk memasok beras khas Krayan itu ke kedua negara.

Beras adan salah satu komoditas yang jadi andalan Krayan. Jenis beras ini juga sudah melambung karena berhasil mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). “Setiap kali panen, masyarakat Krayan berhasil memproduksi lebih dari 10 ton beras adan yang nantinya secara periodik selalu diekspor ke Malaysia dan Brunei,” ujar Santiaji.

Sesuai data, lanjut dia, luas sawah di Krayan sekira 3.466 hektare dengan total produksi sekira 14 ribu ton gabah kering panen. Atau dalam bentuk beras rata-rata sekitar 8.500 ton. “Pemprov Kaltara sangat mengapresiasi kerja masyarakat Krayan yang mampu melestarikan sumber daya genetik,” jelasnya. (humas/kri/k16)

Editor : wahyu-Wahyu KP