Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

JPT Mulai Diseleksi

octa-Octa • Selasa, 26 Februari 2019 - 17:21 WIB

SAMARINDA–Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Bonifasius Belawan Geh membuka Acara Seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Lingkungan Pemkab Mahulu. Acara tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat, Lantai 2, Kantor Penghubung Pemkab Mahulu di Samarinda, Senin (18/2).

Tampak hadir dalam acara tersebut Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Mahulu Yohanes Avun, Asisten II Sekkab Mahulu E Tek Hen Yohanes, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) Mahulu Wenefrida Kayang, dan para akademisi. Di antaranya, Prof Aji Ratna Kusuma, Dr Muhammad Noor, dan Dr Bambang Irawan.

Dalam sambutannya, Bupati Bonifasius Belawan Geh menyampaikan, proses lelang jabatan diaplikasikan ke dalam tatanan pemerintahan. Itu bertujuan memberikan kesempatan yang sama kepada semua pejabat yang telah memenuhi persyaratan administratif, jenjang kepangkatan, dan pengalaman penugasan jabatan untuk bersaing secara jujur, terukur, dan terbuka.

“Saya selaku kepala daerah, memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pejabat yang mengikuti kegiatan lelang jabatan ini. Siapa pun yang lulus diharapkan dapat memimpin Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Mahakam Ulu secara maksimal. Karena setelah proses lelang jabatan selesai maka pejabat yang lulus akan dilantik secara definitif, dengan diikuti oleh penandatanganan kontrak kinerja yang menjadi dasar tanggung jawab serta penilaian kinerjanya,” kata Bupati.

Bupati berpesan, pejabat yang dilantik nantinya dapat memfokuskan kepada beberapa hal. Di antaranya, melaksanakan urusan pemerintah daerah dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan bidang kepegawaian. Kemudian dapat melakukan pengelolaan, pengumpulan, dan pengendalian data berbentuk database, serta analisis data untuk penyusunan program kegiatan.

Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan pelayanan administrasi kepegawaian secara prosedural, transparan, akuntabel, objektif, cepat, dan tepat waktu baik terhadap PNS maupun tenaga non-PNS. “Secara garis besar, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan memegang peranan dalam menciptakan tata pemerintahan yang bersih, berwibawa, transparan, dan akuntabel,” pesannya.

Plt Kepala BKPP Mahulu Wenefrida Kayang melalui Kepala Bidang Pengadaan, Mutasi, Promosi dan Pengembangan Karier Stevanus Garuda mengatakan, awalnya ada enam pejabat yang mendaftarkan diri. Namun, setelah seleksi administrasi ada satu yang gugur karena tidak memenuhi pangkat dan golongan sesuai yang disyaratkan dalam PP Nomor 11/2017.

Setelah seleksi administrasi, berikutnya diwajibkan telah mengikuti asesmen dan sertifikat masih berlaku selama dua tahun. “Jika tidak ada, wajib dilakukan asesmen ulang dan akhirnya dari hasilnya yang diperoleh dari lima peserta ada empat peserta yang memenuhi syarat. Satu lagi gugur karena tidak bisa mengikuti sampai selesai,” ungkap Stevanus.

Dia menyebutkan, dari keempat peserta memasuki tahapan ke seleksi pemaparan makalah dan wawancara. Panitia seleksi melaporkan keseluruhan tahapan seleksi JPT Pratama kepada Bupati selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK), tahapan selanjutnya Bupati menyampaikan surat kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) di Jakarta.

“Bupati menyampaikan tiga nama yang dimaksud dan menyampaikan rekomendasi satu nama yang pantas menduduki JPT Pratama kepala BKPP,” katanya. (hms10/*/sya/kri/k8) 

Editor : octa-Octa