PENAJAM–Perombakan pejabat di Pemkab Penajam Paser Utara (PPU) akhirnya dimulai. Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Abdul Gafur Mas’ud mengawali dengan perombakan sebanyak 18 pejabat di Aula Lantai I Kantor Bupati PPU, Jumat (3/5) pagi. Tak hanya pejabat administrasi dan pejabat pengawas, ada satu pejabat pimpinan tinggi pratama yang juga ikut dirotasi.
Jabatan itu adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), yang sebelumnya diisi Puguh Sumitro. Dia digeser untuk mengisi jabatan staf ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setkab PPU yang kosong sejak 1 Januari 2019 lalu. Karena pejabat sebelumnya telah pensiun. Selain itu ada tujuh jabatan administrator yang dirotasi maupun promosi, serta sepuluh jabatan pengawas yang bergeser. Namun, Puguh Sumitro absen dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, kemarin.
“Nanti dikukuhkan kembali. Secepatnya,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten PPU Surodal Santoso, usai pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, kemarin.
Pejabat yang mendapat promosi adalah Usep Supriatna. Dia sebelumnya menjabat Kasubid Pengkajian Peraturan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) yang kini mengisi Kabid Pemberdayaan Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). Pejabat sebelumnya, Triposa Pinde Paundanan bergeser menjadi Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) DPMD, yang kosong sejak 1 Januari 2019.
Lalu Syarifah Asmawati Kasubag Tata Usaha UPT Puskesmas Petung dipromosi menjadi Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan (Diskes). Begitu pun Sarnah Kasi Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial (Dissos) dipromosikan menjadi Kabid Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Dissos, serta Erwansyah Kasi Bina Pasar dan Distribusi Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) yang naik menjadi Kabid Perindustrian Diskukmperindag. Setelah Muhammad Junaid digeser ke posisi Kabid Bina Iwasbang Orkesmas dan Ketahanan Ekonomi, Sosial Budaya Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).”Perombakan ini untuk pembenahan dan pemantapan organisasi untuk pelayanan umum kepada masyarakat,” kata Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud.
Selama lebih dari enam bulan memimpin Kabupaten PPU, Abdul Gafur Mas’ud mengaku sudah memahami kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Termasuk yang mampu mewujudkan visi-misi selama pemerintahannya yang mengusung “Maju, Modern, dan Religius”. Oleh karenanya, dia menegaskan bakal melakukan evaluasi selama enam bulan.
Agar lebih fokus menuntaskan visi-misinya hingga akhir masa jabatan nanti. “Kami hanya memiliki lima tahun untuk melakukan perubahan yang besar di PPU. Apalagi di OPD terkait, sepertinya masih banyak yang kurang bertanggungjawab. Semoga kita bisa intropeksi, agar bisa bekerja lebih maksimal,” pesan dia.
Abdul Gafur Mas’ud pun menjanjikan mutasi setelahnya bakal merombak banyak pejabat lagi. Yang akan dilaksanakan pada bulan ini. Kemungkinan bertepatan saat Ramadan nanti. “Kepala dinas juga banyak yang akan dirotasi. Insya allah, pada bulan ini,” ungkapnya. (*/kip/riz)
Editor : izak-Indra Zakaria