BALIKPAPAN – Percepatan vaksinasi Covid-19 di Indonesia, termasuk Kota Balikpapan terus digencarkan. Semua fasilitas pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit hingga klinik dikerahkan untuk melancarkan program ini.
Namun, belakangan ini ramai masyarakat yang mempertanyakan status vaksin yang diperjualbelikan. Dari informasi yang dihimpun, ada beberapa oknum yang menawarkan penjualan dosis vaksin melalui media sosial.
Tak tanggung-tanggung, harga vaksin yang dipromosikan mencapai ratusan ribu rupiah per vial. Bahkan, dari salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya, si penjual mengaku mendapatkannya dari sebuah klinik.
Terkait hal ini, Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menepis adanya penjualan dosis vaksin kepada masyarakat. Bahkan hal tersebut juga sudah diperingatkan kepada fasyankes yang menjalankan.
"Kami juga sudah menyosialisasikan kepada masyarakat bahwa semua vaksin gratis," tuturnya.
Dirinya meneruskan, saat ini ada dua program vaksinasi yang sedang difokuskan di Kota Balikpapan. Yaitu program vaksinasi dari pemerintah kota dan vaksinasi gotong royong.
Vaksin yang dinaungi Pemkot jelas digratiskan. Berbeda dengan vaksin gotong royong, yang dipesan oleh perusahaan dan dibayarkan ke PT Bio Farma. Dirinya juga mengakui vaksinasi juga berjalan di klinik, dan itu vaksin gotong royong.
"Tapi, itu pun (vaksin gotong royong) tidak diperjualbelikan. Jadi, tidak ada masyarakat yang membeli secara pribadi atau mandiri," tambah Dio, sapaan akrabnya.
Dirinya menyampaikan, agar masyarakat tak ragu untuk melaporkan jika ada tindakan jual-beli vaksin tersebut. "Sejauh ini kami belum temukan, tapi kalau ada yang menemukan silakan melapor," kata dia.
Sementara untuk klinik yang terlibat, dirinya kembali menegaskan, akan ada sanksi pencabutan izin operasional vaksinasinya.
"Klinik yang menjalankan vaksinasi kan kami berikan izin, nah izinnya itu kami cabut," ucapnya.
Di sisi lain, perempuan yang juga kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan ini juga memberikan informasi tambahan terkait vaksinasi bagi tenaga kesehatan, yang sudah direncanakan sebelumnya. Diagendakan, sebanyak 5.700 nakes di Kota Balikpapan akan menerima vaksinasi tahap tiga mulai minggu depan.
"Kemarin vaksinnya sudah datang. Ada 420 vial dosis vaksin jenis Moderna," ungkap dia. (jo/ms/k15)
Editor : izak-Indra Zakaria