TENGGARONG - Festival Erau Adat Pelas Benua telah kembali dilaksanakan pada Ahad (25/9). Tradisi yang dilakukan secara rutin ini sempat absen semenjak pandemi Covid-19. Seiring menurunnya kasus Covid, Kesultanan Kutai Kartanegara (Kukar) Ing Martadipura dan Pemerintah Kabupaten (Kukar) memutuskan untuk kembali melaksanakan event ini.
Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid menyambut baik kembali dilaksanakannya event ini. Dia sendiri menghadiri secara langsung proses pembukaan mulai dari mendirikan Tiang Ayu hingga ritual-ritual pembukaan Erau Adat Pelas Benua lainnya yang dilaksanakan di Museum Mulawarman, Kecamatan Tenggarong tersebut.
"Kami mengapresiasi pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua ini. Apalagi ini sudah dua tahun tidak terlaksana karena pandemi Covid. Setelah Covid mulai menurun kini event Erau mulai dilaksanakan pada tahun ini. Event ini selalu ditunggu boleh banyak masyarakat Kukar," ucap Rasid kepada Prokal.co.
Politisi fraksi Golkar tersebut berharap pelaksanaan Erau Adat Pelas Benua ini dapat memberikan dampak positif bagi budaya Kutai. Terutama dalam hal memperkenalkan dan melestarikannya, sehingga wisatawan yang berkunjung ke Kukar dapat melihat secara langsung budaya adat Kutai.
"Pada momen pesta Erau Adat Pelas Benua ini lah budaya itu ditunjukkan. Baik itu kegiatan adat Kesultanan, juga kegiatan adat istiadat masyarakatnya," sambungnya.
Rasid juga mengapresiasi pelaksanaan olahraga tradisional pada event ini. Baginya ini adalah momentum melestarikan olahraga tradisional khas daerah Kukar. Dan dia berharap Erau dapat terus terlaksanakan hingga tradisi dan budaya Kutai dapat dikenal lebih luas
"Kita berharap dilaksanakannya Erau ini bisa memperkenalkan Kukar lebih luas lagi kepada masyarakat yang ada di tanah air ini," tutup Rasid. (adv/moe)
Editor : izak-Indra Zakaria