Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Bangkitkan Potensi Wilayah Melalui Informasi, Diskominfo Kubar Sambangi Diskominfo Kukar

izak-Indra Zakaria • Jumat, 7 Oktober 2022 - 01:55 WIB
Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Kukar Ahmad Rianto saat menerima kunjungan kerja Diskominfo Kubar terkait Kelompok Informasi Masyarakat (Elmo/Prokal.co)
Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Kukar Ahmad Rianto saat menerima kunjungan kerja Diskominfo Kubar terkait Kelompok Informasi Masyarakat (Elmo/Prokal.co)

TENGGARONG - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) telah membentuk forum Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di beberapa daerah. Kesuksesan Diskominfo Kukar dalam membentuk KIM ini mendapat perhatian Diskominfo Kutai Barat (Kubar). Pada Kamis (6/10), Diskominfo Kubar sambangi kantor Diskominfo Kukar untuk melakukan audiensi dan sharing terkait fungsi komunikasi bagi masyarakat.

Kedatangan jajaran Diskominfo Kubar disambut hangat oleh Kadiskominfo Kukar, Dafip Haryanto dan Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Kukar, Ahmad Rianto. Bahasan penting pada kunjungan ini sebut Rianto, adalah langkah-langkah Diskominfo Kukar dalam membina masyarakat melalui informasi.

"Mereka juga sharing bagaimana penyelenggaraan bidang kami, pengelolaan layanan publik. Yakni bidang kami adalah bagaimana kita Diskominfo Kukar melakukan pembinaan dan pembentukan KIM daerah," ujar Rianto.

Jelas Rianto, pembentukan KIM merupakan upaya Diskominfo Kukar dalam membangun komunikasi kepada masyarakat. Dan untuk menjangkaunya, Diskominfo Kukar menggunakan media sosial dan metode jemput bola untuk mencari masyarakat yang berminat untuk bergabung KIM. 

"Karena yang tergabung di KIM itu adalah dari masyarakat untuk masyarakat. Artinya orang yang punya pemikiran yang sama untuk kemajuan wilayah atau desanya melalui KIM," tegasnya.

Adapun syarat-syarat bagi masyarakat yang berminat untuk gabung di KIM. Rianto menyebut para masyarakat seharusnya paham dengan karakter wilayah mereka masing-masing, sehingga pendekatan dan membangun jejaring antar masyarakat dapat terlahirkan. Jejaring dan informasi pun dapat saling menyambungkan masyarakat lainnya agar mereka berminat bergabung KIM. 

"Karena KIM ini bukan sekedar informasi, tetapi bagaimana dari informasi itu dapat diolah menjadi nilai tambah dan berdampak ekonomi. Tentunya KIM juga kita dorong supaya tim ini produktif dan bisa mempunyai produk-produk yang bisa membiayai operasional organisasinya," jelas Rianto.

Rianto berharap kunjungan Diskominfo Kubar ini dapat membangun kolaborasi antar wilayah. "Karena kita berdampingan dan melalui informasi bisa saling menguatkan bagaimana dapat menangkat potensi di wilayah masing-masing," tutupnya. (adv/moe)

Editor : izak-Indra Zakaria