Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Tiga Hari Air Ngadat di Perumnas, Tim Distribusi PDAM Masih Telusuri Penyebab

izak-Indra Zakaria • Jumat, 4 November 2022 - 23:36 WIB
Photo
Photo

Aliran air PDAM bagi pelanggan di Perumnas, Somber dan sekitarnya terhenti hingga tiga hari. Tim teknis PDAM masih menelusuri penyebab. Kebocoran pipa ditengarai sebagai penyebab.

 

 

BALIKPAPAN- Sudah tiga hari terakhir, pelanggan PDAM di kawasan Perumnas dan sekitarnya menjerit. Sebab, aliran air ngadat alias tak mengalir. Parahnya, lagi tak ada pemberitahuan ataupun pengumuman dari Manajemen Perumda Tirta Manuntung, badan usaha yang mengelola pelayanan air bersih bagi warga Kota Minyak.

“Tak tahu ada apa ini. Sudah tiga hari tak ngalir. Kami bingung, kenapa dan sampai kapan,” keluh Kumala Sari, warga Kompleks Perumnas kepada media ini, kemarin pagi.

Menurutnya, terakhir kasus serupa terjadi pada awal Agustus. Tak ada pemberitahuan, aliran air tiba-tiba terputus.

Terpisah, Manajemen Perumda Tirta Manuntung Balikpapan disebutkan masih mencari penyebab terhentinya air di wilayah Perumnas-Somber dan sekitarnya.

Kasubag Customer Service, Suryo Hadi Prabowo mengatakan, pihaknya baru mendapat laporan dari RT di wilayah Perumnas dan sekitarnya.

“Dari laporan kasub wilayah tersebut, Kamis (kemarin) dilakukan penelusuran yang dilakukan tim distribusi dan tim PKA. Kita tunggu laporannya,” katanya.

Ia menambahkan, jika ditemukan kebocoran pihaknya akan segera melakukan perbaikan.

Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirta Manuntung Adi Supriadi menyatakan, salah satu masalah yang dihadapi PDAM saat ini adalah terkait jaringan pipa, baik transmisi maupun distribusi yang memang usianya sudah 40 tahun.

“Menjadi hal yang krusial sehingga menyebabkan seringnya terjadi kebocoran air,” ujarnya.

Adi menyatakan, hal itu disebabkan pipa yang telah berumur 40 tahun dan dinilai tidak layak untuk digunakan.

“Insyaallah kami akan konsen dan fokus, karena salah satu problem terbesar adalah jaringan pipa itu. Kalau ini bisa dibenahi, kebocoran air berkurang dan insyaallah warga Balikpapan akan mendapatkan air bersih yang lebih baik lagi,” katanya.

Dia mengungkapkan, untuk saat ini pihaknya bersama jajaran Direksi Perumda Manuntung akan cross-check terhadap peta jaringan pipa di Balikpapan untuk mengidentifikasi daerah mana yang mengalami kebocoran terparah.

Dia mengungkapkan PDAM Kota Balikpapan dimungkinkan untuk melakukan kerja sama dengan pihak mana pun untuk menghadirkan solusi terkait masalah jaringan pipa tersebut. (ms/k15)

 

AJIE CHANDRA

ajie.chandra@kaltimpost.co.id

Editor : izak-Indra Zakaria