Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Hari Ini Terakhir Pengisian Kuisioner e-Monev Keterbukaan Informasi Publik

izak-Indra Zakaria • Selasa, 15 November 2022 - 18:57 WIB
Erni Wahyuni
Erni Wahyuni

SAMARINDA – Selasa (15/11) menjadi hari terakhir bagi badan publik yang mengisi kuisioner monitoring dan evaluasi (monev) keterbukaan informasi public bagi badan public se-Kaltim tahun 2022 yang dilaksanakan Komisi Informasi (KI) Kaltim. “Jadi silakan yang belum mengisi atau mau memperbaiki, segera dilaksanakan dan diisi kuisionernya,” kata Komisioner KI Kaltim, Erni Wahyuni.

Dikatakan Erni, setelah dilakukan pengisian, maka tahap selanjutnya adalah penilaian dan seterusnya dilakukan pendalaman dengan visitasi.

Untuk diketahui, sampai saat ini yang tercatat melakukan pengisian kuisioner monev mencapai 243 badan public. Pelaksanaan monev ini dilakukan untuk kedua kalinya. Ketua KI Kaltim Ramaon Dearnov Saragih dalam sambutannya mengatakan monitoring kali ini merupakan yang kedua kalinya digelar oleh KI Kaltim. Dibandingkan pelaksanaan sebelumnya, sambung dia monitoring ini memiliki banyak kemajuan, salah satunya adalah pengaplikasian e-monev.

“Jadi nanti sudah ada website untuk mengisi kuisioner yang telah disediakan,” ungkapnya. Adapun kegiatan penilaian terdiri dari tahap pengisinan kuisioner dan presentasi uji public. Dan terakhir akan dilakukan visitasi untuk melakukan pendalaman.

Lebih jauh dikatakan Ramaon, dilaksanakannya monev secara elektronik, dimaksudkan agar terbuka dan akuntabel. “Instrumen penilaian menggunakan system elektronik e-monev. Dengan system ini, badan public dan juga masyarakat luas dapat mengakses serta mengawasi proses penilaian,”bebernya. Lebih jauh dikatakannya, instrument e-monev ini sekaligus sebagai basis data dalam ujicoba penyusunan peta digital yang menggambarkan pelaksanaan keterbukaan informasi, baik di pusat maupun daerah. “Selamat mengikuti sosialisasi e-monev tahun 2022 ini. Kita sama sama berharap agar badan public makin terbuka yang tujuan akhirnya adalah tentu kesejahteraan masyarakat,” tutup Ramaon. (**)

Editor : izak-Indra Zakaria