TENGGARONG – Tingginya potensi pertanian padi di Desa Loa Duri Ulu, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menjadi perhatian pemerintah desa (Pemdes) untuk meningkatkannya. Upaya Pemdes Loa Duri Ulu meningkatkan produktivitas pertanian ini adalah dalam rangka menyonsong Ibu Kota Nusantara (IKN). Yang lokasinya beririsan dengan Loa Janan.
Kades Loa Duri Ulu, Muhammad Arsyad mengatakan potensi pertanian padi di desanya terbukti dengan lahan persawahan yang memiliki luas 130 hektare. Dan luas lahan ini telah menjadi pekerjaan rumah (PR) jajarannya untuk melakukan pembenahan. Sehingga produktivitas pertanian dapat lebih meningkat.
"Kami terus melakukan pembenahan disektor pertanian. Karena desa kami, juga masuk dalam kerangka kerja daerah. Yang akan menjadi lumbung pangan dalam persiapan Ibu Kota Negara (IKN)," ucap Arsyad, Kamis (11/5).
Hadirnya IKN menjadi fokus Pemdes Loa Duri Ulu untuk meningkatkan produktivitas produksi pangan seperti beras hingga sayur-mayur. Untuk mewujudkan ini, Arsyad konsisten berkoordinasi dengan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar untuk pemenuhan Sarana dan Prasarana (Sapras) pendukung.
Arsyad menegaskan bahwa desanya ini terus berupaya melakukan perbaikan infrastruktur. Baik akses jalan maupun juga saluran irigasi. Dan kini, desanya telah mendapatkan bantuan dari program irigasi Perkumpulan Petani Pemakaian Air (P3A) dari Balai Pengairan PU Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) selama tiga tahun terakhir. Arsyad yakin dengan bantuan ini lambat laun produktivitas bertani desanya akan meningkat pesat.
“Tahun lalu saja sudah ada kelompok tani yang berhasil mencapai tiga kali panen dalam satu tahun. Kami berupaya terus, meningkatkan hasil produksi. Untuk saat ini rata-rata 1 hektar lahan itu menghasilkan 2-3 ton beras," pungkas Arsyad. (adv/moe)
Editor : izak-Indra Zakaria