Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Angka Tengkes Tinggi di Lumbung Ikan

izak-Indra Zakaria • Minggu, 29 Oktober 2023 - 05:47 WIB
Photo
Photo

TANA PASER - Wilayah pesisir di Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser, merupakan daerah lumbung ikan atau protein. Sayangnya, angka tengkes (stunting) di kawasan ini cukup tinggi. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Paser Amir Faisol belum lama ini.

Amir menyebut penyebabnya adalah pola pikir yang salah dari sebagian orangtua. Banyak yang memiliki persepsi kalau sering makan ikan bisa cacingan.

"Padahal, justru ikan yang tinggi protein dan kalsiumnya," kata Amir Faisol, Jumat (27/10).

Dalam kegiatan Rembuk Stunting pada Kamis 26 Oktober 2023, Wakil ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Paser M Isnaini Yanuardi menyampaikan beberapa indikator penyebab tengkes masih dalam kategori rendah. Di antaranya, cakupan remaja putri konsumsi tablet tambah darah, remaja putri yang menerima pemeriksaan Hb, imunisasi dasar lengkap, pemantauan pertumbuhan dan  perkembangan anak balita, pelayanan persentase KB usai persalinan.

Sedangkan data yang belum tersedia, di antaranya kehamilan yang tidak diinginkan, keluarga berisiko yang memanfaatkan pekarangan, keluarga berisiko yang mendapatkan promosi makan ikan.

Beberapa penyebab masalah di atas telah disimpulkan jadi tiga. Pertama, perlunya peningkatan partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu agar balita dapat dipantau pertumbuhan dan perkembangannya secara berkala serta mendapatkan imunisasi dasar secara lengkap.

Kedua, perlunya peningkatan kerja sama dengan dunia pendidikan terutama SMP/MTs SMA/SMK/madrasah aliah dan perguruan tinggi untuk memastikan remaja putri mendapatkan dan mengonsumsi tablet tambah darah.

Ketiga, perlunya pemilahan data berdasarkan kelompok sasaran tertentu, misalnya pendataan kegiatan pada kelompok sasaran keluarga berisiko dan bukan keluarga berisiko

"Pemerintah daerah pada 2024 telah mengalokasikan Rp 26 miliar untuk aksi konvergensi stunting yang terbagi ke sepuluh perangkat daerah," kata Isnaini. Sementara, pada 2023 ini ada Rp 17 miliar anggaran dialokasikan. (jib/far/k15)

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria