Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

PAMA Baya Gelar Pelatihan dan Demonstrasi Pembuatan MP - ASI

izak-Indra Zakaria • Minggu, 19 November 2023 - 00:50 WIB
-
-

KUKAR – Salah satu perusahaan tambang terbesar di Indonesia PT Pamapersada Nusatntara Distrik Baya (PAMA Baya) ikut serta menurunkan angka stunting. Kali ini PT PAMA Baya menggandeng Puskesmas Separi Tiga, memberikan edukasi gizi. Materi yang diberikan adalah cara pengolahan makanan pendamping air susu ibu (MP - ASI) dengan memaksimalkan pemanfaatan bahan pangan lokal di Desa Mulawarman, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara, Sabtu (18/11).

Project Manager PT PAMA Baya, Fedo Ferdiansyah melalui CSR Officer PAMA Baya, Edwan Akhrizani mengatakan, dengan kerja sama itu pihaknya berharap pemenuhan gizi masyarakat di Desa Mulawarman dapat tercapai. Ia menjelaskan, program pelatihan pembuatan MP- ASI ini difokuskan dalam membantu pemerintah a?mengatasi stunting di masyarakat melalui program pelayanan  kesehatan masyarakat, terlebih untuk kader posyandu dan ibu balita di wilayah Desa Mulawarman.

“Harapannya, sebanyak 16 kader posyandu di tiga posyandu dan 14 peserta para ibu balita dengan resiko stunting di desa Mulawarman menerima manfaat dari program ini dapat tumbuh dengan baik menjadi penerus bangsa di masa yang akan datang. Tentu juga dapat memberikan semangat untuk para kader dan pengurus kesehatan,” ucapnya.

Ia memastikan, program ini akan tetap berlanjut agar dapat memberikan asupan gizi tambahan bagi balita. “Karena itu, PT PAMA Baya bermaksud mengadakan Pelatihan pembuatan MP - ASI bagi Kader Posyandu dan ibu Balita yang berlangsung hari ini,” ujarnya.

Dalam pelatihan tersebut, kata Edwan, para ibu balita langsung di ajarkan pembuatan MP – ASI. Yakni olahan makanan ChiTato dan Sate Ubi. Bahan nya pun sangat mudah ditemui, bahkan bisa di cari di pasar lokal. Selain mudah, bahan yang terkandung di dalamnya sangat cocok bagi balita yang terkena stunting. Karena nilai gizi yang terkandung sangat bagus di konsumsi bagi balita yang masih mengalami tahap pertumbuhan seperti Energi, Protein, dan karbohidrat semua terkandung di MP – ASI yang di demonstrasikan tadi.

Kepala Puskesmas Separi Tiga, Yusuf Riduan menyatakan, MP - ASI dijalankan dengan pemberian makanan kepada Balita dalam bentuk kudapan yang aman, bermutu dan bergizi sesuai kebutuhan sasaran. Termasuk kegiatan pendukung lainnya dengan aspek mutu dan keamanan pangan.

“Hal ini bertujuan memenuhi kebutuhan gizi balita serta pembelajaran bagi ibu balita. Diberikan dalam bentuk makanan lokal (diutamakan) atau makanan pabrikan. Jika menggunakan makanan pabrikan harus diperhatikan kemasan, label dan masa kadaluarsa. Diutamakan sumber protein hewani dan nabati, serta vitamin dan mineral dari sayur dan buah,” urai Yusuf.

Sementara itu, Rizky mewakili pemateri MP – ASI dari Poltekkes Kemenkes Kaltim menyampaikan pihaknya memberikan materi tambahan berupa pentingnya aturan pemberian makanan pada anak dan balita. “Karena kita ketahui bersama selain makanan pokok, lauk pauk tentunya sayur dan buah merupakan pemberian penting makanan untuk tumbuh kembang anak. Karena pelatih sebagai upaya mengubah pola pikir masyarakat terkait dengan pangan, terutama makanan bergizi untuk bayi atau anak,” bebernya.

Pihaknya berharap lewat kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader serta ibu balita yang memiliki anak resiko stunting dalam melakukan pengelolaan makanan yang tepat untuk optimalisasi tumbuh kembang anak. (as)

Editor : izak-Indra Zakaria