Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Lulusan PTV Kaltimra Siap Kerja, Bekali Mahasiswa dengan Keterampilan yang Diperlukan Dunia Usaha

izak-Indra Zakaria • 2023-12-21 12:00:37
JALIN KERJA SAMA: Budi Nugroho (kanan) bersama Duito Susanto (tengah) setelah menandatangani MoU program penguatan ekosistem PTV di Fugo Hotel Samarinda, Rabu kemarin.
JALIN KERJA SAMA: Budi Nugroho (kanan) bersama Duito Susanto (tengah) setelah menandatangani MoU program penguatan ekosistem PTV di Fugo Hotel Samarinda, Rabu kemarin.

Hadirnya IKN disambut oleh PTV Kaltim-Kaltara. Utamanya menyiapkan sumber daya manusia yang siap bekerja.

 

SAMARINDA-Tim penguatan ekosistem perguruan tinggi vokasi (PTV) di Kaltim dan Kaltara (Kaltimra) menggelar focus group discussion (FGD) bertema Workforce Planning Pendidikan Vokasi bagi Pembangunan Kaltim. Agenda tersebut turut dirangkai dengan business matching dan job market yang diadakan di Fugo Hotel Samarinda, Rabu (20/12).

Wakil Direktur 1 Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) Budi Nugroho menerangkan, FGD itu bertujuan untuk menyamakan persepsi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dalam rangka kolaborasi untuk menyiapkan lulusan yang siap kerja.

“Bahwa kami harus mencetak lulusan yang siap kerja. Menyamakan persepsi keperluan DUDI, bahkan hingga menyiapkan kurikulum, magang, dan kompetensi lainnya agar sesuai,” ucapnya.

Dia menjelaskan, PTV di Kaltim memiliki berbagai program untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan yang diperlukan oleh DUDI. Selain memiliki ijazah, lulusan PTV juga memiliki sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). “Kami juga membekali mahasiswa dengan softskill, agar lulusan PTV bisa beradaptasi dengan dunia kerja,” imbuhnya.

Terkait dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN), Budi mengatakan PTV di Kaltim telah mempersiapkan lulusan yang siap kerja. Misalnya saat ini IKN berada pada tahap konstruksi, maka lulusan yang disiapkan banyak terserap ke bidang infrastruktur. “Misalnya jurusan sipil, arsitek, mesin, dan elektro. Kami siap partisipasi aktif,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Program Penguatan Ekosistem Kemitraan untuk Pengembangan Inovasi Berbasis Potensi Daerah Kaltim-Kaltara Surahman mengatakan program itu merupakan kolaborasi empat PTV di Kaltim, yakni Politeknik Negeri Samarinda (Polnes), Politeknik Negeri Pertanian (Politani), Politeknik Negeri Balikpapan (Poltekba), dan Politeknik Negeri Nunukan (PNN).

Program itu berlangsung selama tiga tahun. Di mana tahun pertamanya adalah untuk membuat workforce planning atau menyiapkan data tenaga kerja sesuai keperluan industri. “Kalau tidak match (cocok), akan dilihat sisi mana. Akan diperbanyak FGD mengajak OPD (organisasi perangkat daerah) atau DUDI mengidentifikasi masalahnya apa. Agar bisa match antara lulusan PTV dengan keperluan,” ucap dosen Program Studi S-2 Pemasaran Inovasi dan Teknik, Polnes itu.

Dia mengakui saat ini salah satu kekurangan lulusan PTV adalah dari sisi softskill. Melalui FGD itu, akan diteliti lebih lanjut apa saja yang diperlukan untuk menyesuaikan. “Program ini masih panjang, karena tahun kedua, hasil workforce planning akan disampaikan ke DUDI. Penyesuaian yang dilakukan bahkan sampai rekomendasi silabus bagi program studi. Sehingga pada tahun terakhir, keperluan industri bisa matching dengan lulusan,” ucapnya.

Dalam kegiatan itu turut dilakukan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dengan DUDI, media massa, serta sekolah-sekolah kejuruan. Salah satunya bersama Kaltim Post yang dilakukan Wakil Pemimpin Redaksi Duito Susanto. (rom)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : izak-Indra Zakaria