Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Istana Bahas Persiapan Upacara Kemerdekaan 17 Agustus 2024 di IKN Nusantara

izak-Indra Zakaria • Rabu, 10 Januari 2024 - 18:16 WIB
Desain Istana Kepresidenan di IKN dan Ikoniknya Garuda. (kemenparekraf.go.id)
Desain Istana Kepresidenan di IKN dan Ikoniknya Garuda. (kemenparekraf.go.id)

Istana Kepresidenan mulai pembahasan persiapan penyelenggaraan upacara kemerdekaan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara pada 17 Agustus 2024. Pembahasan itu dilakukan dalam rapat besar yang melibatkan seluruh kementerian dan lembaga serta perwakilan TNI/Polri di kompleks Istana Kepresidenan.

”Kami dipimpin Kasetpres tadi dengan semua kementerian/lembaga kemudian dari TNI/Polri melakukan rapat pertama, rapat besar pertama untuk persiapan HUT Ke-79 Kemerdekaan yang akan dilakukan di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara,” kata Sekretaris Kementerian Sekretariat Negara Setya Utama seperti dilansir dari Antara di Istana Kepresidenan Jakarta.

Setya mengatakan, di dalam rapat pemerintah sudah mulai masuk kepada detail-detail pelaksanaan upacara kemerdekaan di IKN Nusantara. Pemerintah berkomitmen untuk melakukan semua rangkaian bulan kemerdekaan di IKN Nusantara. ”Jadi memang ada ketentuan-ketentuan yang harus dilaksanakan bahwa penyelenggaraannya di IKN, karena kita akan melakukan di sana, tentu saja persiapannya harus dimulai dari sekarang,” ujar Setya Utama.  

Menurut Setya, pemerintah memiliki waktu sekitar 8 bulan untuk mempersiapkan penyelenggaraan. ”Dan seperti biasanya, memang di Jakarta pun, di Istana Negara Jakarta pun kita (pemerintah) melakukan persiapan jauh-jauh hari. Nah untuk di IKN kita harus mulai dari Januari ini,” jelas dia.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono selaku Ketua Panitia penyelenggaraan bulan kemerdekaan mengatakan, penyelenggaraan bulan kemerdekaan pada 1-18 Agustus, termasuk upacara kemerdekaan 17 Agustus 2024 di IKN Nusantara sudah dibahas secara detail.

”Saya minta per bidang, ada bidang komunikasi, bidang upacara, bidang sarana prasarana infrastruktur, untuk segera merapatkan, membahas sesuai dengan bidangnya. Tentunya membahas terkini yang disesuaikan kondisi IKN Nusantara pada saat Agustus,” terang Heru. Selanjutnya Heru meminta Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) membentuk lebih awal Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk upacara 17 Agustus.

”Saya minta kepada BPIP terkait dengan Paskibraka yang biasanya itu baru terbentuk itu sekitar Mei, saya minta lebih cepat, termasuk juga pasukan inti sudah mulai dibentuk dari TNI, kalau bisa dari Maret sudah mulai ada, sehingga latihannya sudah sedini mungkin,” ujar Heru.

Dia meminta latihan Paskibraka dilakukan di Jakarta, dengan simulasi yang dibuat semirip mungkin dengan situasi di IKN Nusantara. Pada rapat itu juga dibahas kesiapan akomodasi hotel, transportasi, hingga rute menuju IKN Nusantara bagi petugas atau peserta yang menginap di Balikpapan dan Samarinda. 

Pick up-nya bagaimana, lantas nanti menggunakan kendaraan listrik titiknya di mana, itu nanti kita bahas, dan pendetailan hari ini dan seterusnya, saya sampaikan masing-masing kita membahas, nanti dua minggu lagi kita ketemu,” papar Heru. Heru selaku panitia bersama pihak terkait juga akan melakukan peninjauan langsung ke IKN Nusantara dalam waktu dekat untuk memastikan detail rute di IKN Nusantara.

Menurut Istana, persiapan penyelenggaraan upacara kemerdekaan 17 Agustus di IKN Nusantara akan mirip dengan persiapan penyelenggaraan konferensi tingkat tinggi yang sebelumnya sudah dilakukan. Istana menyebut, meskipun upacara akan dilakukan secara hybrid yakni luring dan daring, tetap banyak akomodasi yang harus disiapkan karena upacara akan dihadiri masyarakat dari seluruh Indonesia serta para duta besar negara sahabat. (*)

Editor : izak-Indra Zakaria