TENGGARONG. Jumlah pelanggar selama Operasi Zebra Mahakam 2019 di Kutai Kartanegara (Kukar), berlangsung Rabu (23/10) sampai Selasa (5/11), genap mencapai 3 ribu pengendara. Padahal saat berlangsung kegiatan serupa di 2018 silam, terjaring 2.913 pelanggar. Artinya meningkat sekitar 2,99 persen jumlah pengendara ditilang petugas Sat Lantas Polres Kukar.
“Karena itulah kami terus mengimbau agar pengendara senantiasa mematuhi semua aturan berlalulintas. Terlebih pula, senantiasa berhati-hati memacu kendaraannya di jalan raya. Agar sedini mungkin terhindar dari hal-hal tidak diinginkan,” ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Lantas AKP Wisnu Dian Ristanto kepada Sapos.
Kendati demikian, ternyata jumlah lakalantas selama berlangsung Operasi Zebra tahun ini di Kukar berkurang sekitar 33,3 persen. Mengingat di 2018 lalu terjadi 2 kasus lakalantas selama digelar Operasi Zebra. Sedangkan kali ini hanya terjadi 2 kasus lakalantas di wilayah hukum Polres Kukar. “Semoga saja jumlah lakalantas di wilayah Kukar semakin berkurang setiap waktu,” tambah Wisnu.
Setelah tuntas Operasi Zebra Mahakam, lanjut Wisnu, bukan berarti petugas tidak lagi menggelar razia atau pemeriksaan kelengkapan kendaraan serta surat-menyurat pengendaranya. Dipastikan dalam waktu tak begitu lama lagi, digelar Operasi Lilin Mahakam 2019. Biasanya itu berlangsung setiap akhir Desember atau menjelang pergantian tahun.
“Makanya kembali kami ingatkan, supaya pengendara melengkapi berbagai keperluan berkendara. Tak lupa, agar terus mematuhi aturan berlalulintas. Apalagi menjelang pergantian tahun, ada kecenderungan lakalantas meningkat. Karena di akhir tahun sekaligus awal tahun, biasanya banyak libur. Ketika itulah arus lalulintas kendaraan di jalan raya meningkat, karena warga banyak memanfaatkan berlibur. Jadi harus terus berhati-hati,” katanya lagi. (idn/nin)
Editor : rusli-Admin Sapos