Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Bola Daerah Kriminal Bisnis Nasional Lifestyle

Urai Kemacetan di Simpang KS Tubun, Dishub Rencanakan Uji Coba Satu Arah

Denny Saputra • 2024-05-02 18:30:00
JALUR ALTERNATIF: Kondisi simpang Jalan KS Tubun Dalam-Jalan Pasundan, Samarinda Ulu, menjadi salah satu titik kemacetan terutama saat siang hingga sore.
JALUR ALTERNATIF: Kondisi simpang Jalan KS Tubun Dalam-Jalan Pasundan, Samarinda Ulu, menjadi salah satu titik kemacetan terutama saat siang hingga sore.

 

SAMARINDA–Persimpangan Jalan KS Tubun-KS Tubun Dalam-Pasundan-Siradj Salman di Kecamatan Samarinda Ulu sejak lama dikenal sebagai salah satu titik macet. Jalur ini merupakan alternatif bagi warga dari wilayah Jalan Bhayangkara dan sekitarnya menuju Jalan P Antasari dan sekitarnya.

Kemacetan kerap terjadi di jam istirahat kerja pegawai dan paling parah sore hari, ketika waktu pulang kerja. Kemacetan diperparah dengan kondisi badan jalan yang terbatas. Terlebih ketika hujan, titik tersebut dipastikan tergenang selama beberapa menit.

Menanggapi kondisi tersebut, Senin (22/4) lalu, Wali Kota Samarinda Andi Harun melakukan tinjauan ke lokasi. Selain proyek banjir dengan peningkatan drainase, Andi Harun bertekad menyelesaikan masalah macet di sana.

Menindaklanjuti hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda Hotmarulitua Manalu mengadakan forum lalu lintas. Dalam forum tersebut, salah satu pembahasannya adalah rencana rekayasa lalu lintas di simpang Jalan KS Tubun-Pasundan.

"Kami merencanakan pengalihan arus untuk mengurai kemacetan," ujarnya, Rabu (1/5).

Dia menjelaskan rencana rekayasa yang akan dilakukan. Yakni kendaraan yang berasal dari Jalan Bhayangkara masuk ke Jalan KS Tubun menuju ke Jalan Pasundan atau Siradj Salman, akan diarahkan belok kanan menuju Jalan DR Wahidin Sudirohusodo ke arah Jalan KS Tubun Dalam menuju persimpangan.

Sedangkan kendaraan dari Jalan Siradj Salman maupun Jalan Pasundan, dapat naik melalui Jalan KS Tubun untuk menuju Jalan Bhayangkara.

"Nanti di atas gunung bisa dipasang barrier untuk pemberlakukan satu arah ini," ujarnya.

Dia menambahkan, meskipun rencana ini sudah diketahui berbagai instansi termasuk Polresta Samarinda, namun belum diberlakukan. Lurah setempat yang hadir dalam agenda forum lalu lintas menyampaikan perlunya sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat sekitar. "Makanya kami akan sosialisasi dulu ke masyarakat," pungkasnya. (kri/k8)

 

DENNY SAPUTRA

@dennysaputra46

Editor : Indra Zakaria