Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Jadi Jalur Ekonomi Tiga Kabupaten, Pemkab Kukar Siapkan Rp 700 Miliar untuk Pembangunan Jembatan Sebulu

Elmo Satria Nugraha • Minggu, 23 Juni 2024 - 00:02 WIB
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wiyono (Elmo/Prokal.co)
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wiyono (Elmo/Prokal.co)

TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai merealisasikan pembangunan Jembatan Sebulu di tahun 2024 ini. Pembangunan ini merupakan salah satu komitmen Bupati dan Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah bersama Rendi Solihin dalam memantapkan infrastruktur konektivitas daerah. Yang bukan hanya mempermudah akses antar wilayah, namun juga meningkatkan perekonomian masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar Wiyono mengatakan di tahun ini pengerjaan akan fokus ke pembangunan jalan penghubung daratan menuju jembatan yang terletak di Desa Sebulu Modern. Serta melakukan beberapa terapi di dekat jembatan dan pelindung longsor tanah. Khusus tahun 2024 ini, Dinas PU Kukar menggelontorkan Rp 194 Miliar dari kontrak Rp 200 Miliar untuk pembangunan tahap pertama jembatan ini.

Maket jembatan Sebulu.
Maket jembatan Sebulu.

 

“Khusus tahun ini kami fokus bangun jalan pendekatnya. Alat dan bahan sudah mulai berdatangan bulan ini. Insya Allah setelah itu pengerjaan langsung di lakukan,” ujar Wiyono, Sabtu (22/6).

Lanjut Wiyono, Bupati Kukar Edi Damansyah menargetkan pembangunan jembatan ini selesai selama dua tahun kedepan. Untuk itu tahun 2024 ini, Dinas PU lebih fokus pembangunan jalan penghubung. Sehingga tahun depan pemerintah bisa melanjutkan pembangunan bentang tengah jembatan. Dan badan jembatan bisa segera dibangun. Nantinya, Pemkab Kukar juga akan menambah anggaran sebesar Rp 500 Miliar, sehingga membuat nilai pembangunan jembatan ini senilai Rp 700 Miliar.

Untuk diketahui, pembangunan Jembatan Sebulu yang menjadi agenda prioritas Pemkab Kukar di tahun 2024 ini merupakan komitmen Edi Damansyah dan Rendi Solihin dalam memantapkan infrastruktur konektivitas antar daerah. Jembatan ini sendiri bila rampung akan menghubungkan tiga kabupaten. Yakni Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur dan Kutai Barat. Kehadiran jembatan ini diyakini akan meningkatkan roda perekonomian ketiga daerah tersebut.

“Pak Bupati menargetkan jembatan ini selesai dalam dua tahun kedepan. Tentunya kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan anggarannya tersedia. Sehingga bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kukar dan sekitarnya,” harap Wiyono. (adv/moe)

Editor : Indra Zakaria