Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Thohiron Dorong Pemda PPU Permudah Izin dan Perluas Koneksi Demi Dongkrak Investasi

Wawan • Minggu, 25 Mei 2025 - 22:30 WIB

Photo
Photo

PROKAL.co, PENAJAM – Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Thohiron, menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Ia mendorong agar strategi promosi investasi diperkuat, salah satunya dengan memperbanyak kemudahan perizinan dan memperluas jaringan koneksi dengan calon investor.

“Salah satu kunci menarik investor adalah kemudahan perizinan serta proaktif dalam membuka akses komunikasi dan kerja sama. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) harus lebih aktif menjalin relasi yang luas,” ujar Thohiron, Minggu (25/5/2025).

Pernyataan tersebut muncul menyusul target realisasi investasi PPU yang melonjak tajam pada tahun 2025. Pemerintah Kabupaten PPU membidik angka Rp4,7 triliun, meningkat signifikan dibanding capaian tahun sebelumnya.

“Tahun lalu targetnya Rp2,6 triliun dan berhasil terealisasi Rp3,7 triliun. Itu capaian luar biasa. Maka tak heran jika tahun ini targetnya lebih tinggi, nyaris dua kali lipat,” jelasnya.

Ia menyebutkan, lonjakan nilai investasi tersebut merupakan hasil pemetaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), yang kemudian dibreakdown ke kabupaten/kota, termasuk PPU.

Namun, Thohiron juga memberi catatan penting soal potensi penurunan investasi apabila wilayah Kecamatan Sepaku, yang kini masuk dalam area Ibu Kota Nusantara (IKN), resmi dipisahkan dari administrasi PPU.

“Kita tahu ada delapan perusahaan besar di kawasan IKN yang berkontribusi signifikan pada capaian investasi kita. Kalau IKN sudah resmi pisah dari PPU—dan itu tinggal menunggu tanda tangan Presiden—maka otomatis kontribusi itu akan hilang dari data PPU,” ungkapnya.

Meski pemisahan belum terjadi secara resmi, Thohiron mengingatkan agar Pemda PPU tidak lengah. Ia menilai perlu strategi ekstra agar daerah tetap menarik bagi para investor, terutama dengan menjaga stabilitas dan keamanan.

“Kalau pemisahan wilayah itu sudah sah, realisasi investasi bisa turun tajam. Maka Pemkab harus bekerja lebih keras menjaga iklim yang aman, nyaman, dan kondusif agar investor tetap melirik PPU,” pungkasnya.

Editor : Wawan
#ADV DPRD PPU 2025 #dprd ppu