BALIKPAPAN — Jumlah korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan kapal di Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (27/1), bertambah menjadi tiga orang. Dua korban terakhir ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Selasa sore setelah dilakukan penyisiran lanjutan di area dek kapal.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan, Dody Setiawan, mengatakan korban kedua ditemukan pada pukul 14.45 WITA, disusul korban ketiga lima menit kemudian atau sekitar pukul 14.50 WITA. Kedua korban diketahui berjenis kelamin perempuan. “Korban kedua atas nama Nurlina (42) ditemukan pada pukul 14.45 WITA, kemudian korban ketiga atas nama Nani (65) ditemukan pada pukul 14.50 WITA,” ujar Dody.
Dody menjelaskan, kedua korban ditemukan di bagian belakang kendaraan, namun berada di luar mobil. Keduanya diduga tertimpa muatan truk yang bergeser akibat kondisi kapal yang tidak stabil saat kejadian.
Proses penemuan korban dilakukan setelah Tim SAR gabungan melaksanakan assessment lanjutan dan penyisiran lebih mendalam di area dek kapal yang sebelumnya tertutup oleh muatan dan kendaraan.
Menurut Dody, informasi awal mengenai adanya korban yang belum ditemukan diperoleh dari laporan keluarga penumpang yang hendak melakukan perjalanan menuju Grogot. Dalam laporan tersebut disebutkan masih ada dua orang yang belum ditemukan pascakejadian. “Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, masih terdapat dua penumpang yang belum ditemukan. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan pencarian lanjutan oleh Tim SAR gabungan,” jelasnya.
Seluruh korban yang ditemukan telah dievakuasi dan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, identitas lengkap para korban masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
Hingga kini, pihak terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut.
Dalam operasi pencarian dan evakuasi ini, Tim SAR Gabungan melibatkan berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, INAFIS Balikpapan, Polair Polda Kalimantan Timur, Polair Polresta Balikpapan, Lanal Balikpapan, Brimob Polda Kalimantan Timur, Babinsa, Bhabinkamtibmas, KSOP Balikpapan, KP3 Pelabuhan Balikpapan, Balai Karantina dan Kesehatan Balikpapan, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, serta PMI Kota Balikpapan.Seluruh unsur tersebut bersinergi untuk memastikan proses pencarian, evakuasi, dan penanganan korban berjalan optimal.
Editor : Wawan