GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) kembali merilis tambahan konfirmasi positif Covid-19 di provinsi termuda Indonesia ini sebanyak 8 kasus pada Kamis (9/7).
Dari delapan kasus baru itu, satu di antaranya berasal dari luar negeri dengan pasien berjenis kelamin perempuan dengan inisial NU (25). Lalu dua kasus merupakan mutasi dari Kalimantan Selatan (Kalsel), 4 merupakan tenaga kesehatan (nakes), dan satu transmisi lokal berdasarkan hasil swab mandiri.
“Tambahan 8 kasus konfirmasi positif baru ini semuanya di Tarakan,” ujar Agust Suwandy, Juru Bicara (Jubir) Gustas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltara kepada Radar Tarakan Kamis (9/7).
Dibeberkannya, untuk empat nakes yang baru terpapar itu terdiri dari R (45), N (31), SA (44), dan S (30). Keempat orang ini berjenis kelamin perempuan. Lalu untuk yang satu transmisi lokal itu merupakan seorang laki-laki dengan inisial AL (50).
Kemudian, dua orang yang mutasi dari Kalsel itu terdiri dari AS (50) dan AR (30). Keduanya berinisial laki-laki.
“Informasinya seperti itu. Ada pendatang baru dari Kalsel mungkin mau tinggal di Tarakan. Tapi untuk informasi detailnya sementara ini belum kami terima,” akunya.
Selain itu, pihaknya juga menerima tambahan pasien konfirmasi positif yang dinyatakan sembuh sebanyak 10 orang. Jumlah itu terdiri dari 9 di Tarakan dan satu di Tana Tidung. Untuk yang 9 di Tarakan itu terdiri dari 5 nakes dengan inisial M (34) perempuan, FS (28) perempuan, KB (33) laki-laki, AM (24) perempuan, dan EE (33) perempuan. Serta 4 kontak erat nakes dengan inisial M (49) laki-laki, TA (32) perempuan, WSW (24) perempuan, dan ABN (54) laki-laki.
“Sedangkan satu yang dari Tana Tidung itu berinisial KM (34) dengan jenis kelamin perempuan. Uang bersangkutan merupakan kontak erat jemaah Ijtima Gowa,” sebutnya. Dengan adanya tambahan konfirmasi positif baru dan yang sembuh ini, maka total konfirmasi positif di Kaltara menjadi 214 kasus. Lalu yang sembuh 188 orang atau 88,68 persen dari total kasus, serta yang meninggal dua orang. Sehingga yang masih dalam perawatan tinggal 24 orang.
MENUNGGU SAMPEL LAIN
Ibarat menekan balon, itulah fenomena perkembangan kasus Covid-19 di Tarakan. Dalam press release Gugus Tugas Covid-19 Tarakan, Kamis (9/7) kemarin terdapat 9 pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19. Namun sayangnya, bertambah pula 8 pasien terkonfirmasi positif. Seperti diungkap Gugus Tugas Kaltara.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr. Devi Ika Indriarti, M.Kes, mengatakan 8 tambahan pasien positif tersebut merupakan hasil pemeriksaan swab dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, yang diterima Rabu (8/7) sore.
8 tambahan tersebut terdiri dari 4 orang tenaga kesehatan (nakes) di lingkup Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kesehatan (Dinkes) Tarakan. Kemudian 3 orang yang berasal dari luar kota Tarakan, dan 1 orang warga lokal dengan riwayat pelaku perjalanan.
dr. Devi merincikan kedelapan tambahan tersebut, pasien ke-79 R (45) warga RT 14, Kelurahan Karang Harapan. Pasien ke-80 N (31) warga RT 20, Kelurahan Karang Anyar Pantai. Pasien ke-81 SA (44) warga RT 20, Kelurahan Karang Anyar Pantai. Pasien ke-82 S (30) warga RT 14, Kelurahan Kampung Satu/Skip.
Pasien ke-83 NU (25), merupakan pendatang dari Malaysia. Kemudian pasien ke-84 AL (50) warga RT 12, Kelurahan Pantai Amal. Pasien ke-85 AS (50) penduduk luar Tarakan, yang berasal dari Kalimantan Selatan. Pasien ke-86 AR (30) penduduk luar Tarakan, yang berasal dari Kalsel.
Sebelumnya pasien positif ke-85 dan ke-86 ini melakukan isolasi mandiri di hotel, dengan membawa surat keterangan rapid test dan jaminan perusahaan. “Supaya cepat masuk kerja, maka dilakukan pemeriksaan swab. Ternyata hasilnya positif,” katanya.
Adanya penambahan pasien positif ini, kumulatif terkonfirmasi positif meningkat signifikan menjadi 86 orang, yang sebelumnya 78 orang. Namun bersamaan, diterima pula 9 sampel pasien follow up yang dinyatakan negatif atau sembuh dari Covid-19.
Sehingga pasien positif yang dirawat tersisa 16 orang. Yang di antaranya 8 orang dirawat di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan (RSUKT) dan 8 orang dirawat di RSUD Tarakan. 9 pasien sembuh tersebut, pasien ke-59 M (34) warga RT 20, Kelurahan Karang Anyar Pantai. Pasien ke-63 FS (28) warga RT 01, Kelurahan Gunung Lingkas. Pasien ke-65 KB (33) warga RT 09, Kelurahan Gunung Lingkas. Pasien ke-71 AM (14) warga RT 09, Kelurahan Gunung Lingkas.
Pasien ke-72 EE (33) warga RT 42, Kelurahan Karang Anyar. Pasien ke- 73 M (49) warga RT 20, Kelurahan Karang Anyar Pantai. Pasien ke-74 TA (32) warga RT 19, Kelurahan Sebengkok. Pasien ke-75 WSW (24) warga RT 19, Kelurahan Juata Permai. Pasien ke-78 ABN (54) warga RT 07, Kelurahan Gunung Lingkas.
Selain menerima 9 hasil negatif, dan 8 terkonfirmasi positif, Gugus Tugas masih menunggu sekitar 300-an sampel yang belum keluar hasilnya. “Kami tidak bisa prediksi ada berapa yang potensi positif atau negatif,” tutupnya. (iwk/*/one/lim)
Editor : izak-Indra Zakaria