Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Diterjang Banjir, Jembatan Kenanga Rusak

anggri-Radar Tarakan • Rabu, 15 Juli 2020 - 18:01 WIB
DIPERBAIKI SEADANYA: Jembatan Kenangan merupakan fasilitas vital bagi masyarakat di Karang Anyar, Tarakan Tengah. Namun, banjir yang terus menerjang membuat kondisinya memprihatinkan./IFRANSYAH/RADAR TARAKAN
DIPERBAIKI SEADANYA: Jembatan Kenangan merupakan fasilitas vital bagi masyarakat di Karang Anyar, Tarakan Tengah. Namun, banjir yang terus menerjang membuat kondisinya memprihatinkan./IFRANSYAH/RADAR TARAKAN

TARAKAN - Jembatan penghubung di Jalan Kenanga rusak diterjang banjir. Warga yang melintas di RT 17, Karang Anyar, Tarakan Tengah, pun patut berhati-hati.

Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, mengatakan, banjir pada Minggu kemarin membuat lapisan aspal di salah satu titik di jalan tersebut mengelupas. Jalan tepat di atas jembatan menjadi berlubang.

Namun Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan hanya melakukan perbaikan sementara, belum ada rencana untuk membenahi karena strukturnya dinilai masih kuat.

“Itu ditangani sementara, kan itu kecil saja kok, satu jembatan itu saja kan, yang terkupas itu yang di atas jembatan. Tapi fisik jembatan sih masih bagus, cuma memang jembatan cukup kuat juga menahan arus air itu. Jembatannya mungkin masih tetap, karena kalau mau diubah kan diprogramkan dulu, tapi jalan di atas itu saya kira bias, kan kecil saja,”  kata Khairul, Selasa (14/7).

Dari pantauan media ini saat dilakukan perbaikan pada Senin (13/7), Dinas Pekerjaan Umum dan Taa Ruang (DPUTR) Tarakan hanya meratakan kembali jalan yang berlubang dengan menggunakan bekas aspal yang terkelupas.

Kepala Bidang Bina Marga pada DPUTR Tarakan Abdul Rahim belum bisa menjelaskan upaya penanganan selanjutnya.

“Penanganan sementara seperti ini, diratakan saja dulu permukaannya, nanti untuk selanjutnya kami bicarakan dulu pengguna anggaran, karena memang uang reparasi sekarang sudah habis,” ujar Abdul Rahim, Senin (13/7).

Habisnya anggaran perbaikan, menurut Abdul, karena telah dimanfaatkan untuk penanganan beberapa titik yang longsor. Adapun tindak lanjut dari penanganan Jalan Kenanga yang rusak, akan dilaporkan lebih dulu. 

Perbaikan jalan Kenanga sudah dianggarkan melalui dana alokasi khusus (DAK) tahun 2020. Akan tetapi kegiatannya dibatalkan karena anggarannya dialihkan ke penanganan Covid-19.

“Sebenarnya ini kemarin sudah ada dananya untuk peningkatan Jalan Kenanga, dana alokasi khusus dari pusat,” tuturnya. (shy/lim)

 

Editor : anggri-Radar Tarakan