Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Capaian Vaksinasi Pelajar Sudah 30 Persen

anggri-Radar Tarakan • Rabu, 6 Oktober 2021 - 22:14 WIB
VAKSIN PELAJAR: Capaian vaksinasi untuk pelajar di wilayah I seperti Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan, sudah mencapai 30 persen. FOTO: BANK DATA/RADAR TARAKAN
VAKSIN PELAJAR: Capaian vaksinasi untuk pelajar di wilayah I seperti Kecamatan Nunukan dan Nunukan Selatan, sudah mencapai 30 persen. FOTO: BANK DATA/RADAR TARAKAN

NUNUKAN - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan memastikan pencapaian vaksinasi terhadap pelajar di wilayah I (Pulau Nunukan), sudah mencapai 30 persen. Meski begitu, pelajar lainnya tetap diimbau menjalani vaksinasi.

Setelah wilayah I, pelajar di wilayah II (Sebatik) dan wilayah III (wilayah Nunukan pada Pulau Kalimantan) juga akan menyusul divaksin demi tercapainya target vaksinasi merata. Itu dipastikan Kepala Disdikbud Nunukan, H. Junaidi. “Ya, sudah 30 persen untuk wilayah I (Nunukan dan Nunukan Selatan),” ungkap H. Junaidi ketika diwawancarai, Selasa (5/10).

Selanjutnya, Senin 11 Oktober mendatang, akan menyusul pelayanan vaksinasi untuk wilayah II Sebatik. Akan ada sejumlah pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Sebatik Tengah yang akan menggelar vaksinasi. Sejauh ini, data yang dihimpun Disdikbud Nunukan, sudah 2 SMP yang akan menggelar vaksinasi.

Diakui Junaidi, ketersediaan kuota vaksin menjadi kendala saat ini. Setiap puskesmas di masing-masing wilayah, juga baru mengusulkan kuota vaksin untuk para pelajar termasuk di wilayah II dan wilayah III. Setelah vaksin tersedia, baru pelaksanaan vaksinasi akan gencar dilakukan.  

Dijelaskan, dalam vaksinasi, tidak ada unsur paksaan sekolah maupun komite sekolah. Hanya para orang tua diimbau mengajak anaknya untuk divaksin, karena dengan vaksin, berdampak positif menekan penyebaran Covid-19 di Nunukan. Grafik peningkatan Covid-19 menurun drastis, dengan begitu juga pembelajaran tatap muka (PTM) bisa diselenggarakan dengan maksimal.

“Sangat baik pemberian vaksin ini, karena memberikan kekebalan tubuh, kita semua jadi sehat. Dengan adanya benteng kekebalan tubuh, kita tidak mudah terpapar atau menyebarkan virus ke orang lain,” ujar Junaidi.

Untuk itu, para orang tua diharapkan berpikir positif terkait dengan vaksinasi tersebut. Jika seluruh elemen masyarakat sudah divaksin, herd immunity atau kekebalan komunitas segera terbentuk supaya keadaan bisa kembali normal seperti sebelum pandemi Covid-19. “Semoga, para orang tua bisa berpikir positif, jika tidak ingin divaksin di sekolah, boleh vaksinasi di tempat lain, yang penting orang tuanya yakin. Jadi anak-anak kita bisa sekolah kembali lagi di samping itu, juga membantu membentuk herd immunity Nunukan,” harapnya. (raw/lim)

 

 

Editor : anggri-Radar Tarakan