Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

JSK Ikut Bersaing di Demokrat

uki-Berau Post • Selasa, 1 Oktober 2019 - 23:01 WIB

PARTAI politik masih menjadi incaran figur-figur yang memastikan diri maju di Pilgub Kaltara. Penjaringan bakal calon yang sudah dibuka beberapa partai politik, juga diikuti mereka yang sudah siap tampil.

Termasuk penjaringan di Partai Demokrat. Tak hanya Irianto Lambrie melalui timnya yang telah mengambil formulir pendaftaran. Mantan Wali Kota Tarakan Jusuf SK (JSK) melalui timnya, juga telah mengambil formulir pendaftaran di Demokrat, kemarin (30/9).

Menurut ketua penjaringan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kaltara dari Demokrat, Pdt. Yefta Bertho, Jusuf SK menjadi figur kedua yang mendaftar di partai berlambang bintang mercy itu.

Menurut Yefta, masih ada waktu bagi figur lain untuk mendaftar. Beberapa perwakilan dari figur juga sudah berkomunikasi dengan pihaknya untuk datang. Di antaranya perwakilan dari Wagub Kaltara Udin Hianggio yang merencanakan datang pada hari terakhir. 

Ia juga mengakui ada perwakilan dari Sabirin Sanyong yang berkomunikasi, termasuk perwakilan mantan Kadisdik Kaltara Muhammad Yunus Abbas dan Ketua DPD Partai Demokrat Kaltara Yansen TP.

“Kita berapa yang daftar, itulah yang kita lanjutkan tahapan-tahapannya. Kan yang daftar ini kalau menurut kita, siapa yang daftar kita anggap itulah yang serius,” ujarnya.

Dikatakan, setelah ditutup pengambilan formulir pada 1 Oktober, dilanjutkan dengan tahapan pengembalian formulir yang dibuka hingga 14 Oktober.

Di pihak lain, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kaltara Muddain belum bisa memastikan siapa saja nama kader yang akan ikut bertarung di Pilkada Kaltara. Pihaknya tetap berpatokkan pada keinginan rakyat berdasarkan hasil survei yang dilakukan nantinya.  

“Kan kader Demokrat itu ada yang maju, apakah maju menjadi 01 atau 02, kader Demokrat belum menentukan sikap. Yang jelas, kami ada Ketua DPD DR. Yansen TP, apakah beliau maju sebagai calon gubernur atau calon wakil gubernur, Demokrat realistis merekomendasikan betul-betul keinginan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, pria yang juga menjabat anggota DPRD Kaltara ini menegaskan akan keinginan partainya terhadap figur yang akan diusung. Nantinya akan ada tahapan wawancara untuk mendengarkan visi misi. Di antaranya keinginan mencari figur yang memahami tentang Kalimantan Utara dari segala aspek. 

“Jangan sampai tidak tahu kita memilih orang yang tidak paham bahwa Kalimantan Utara ini mempunyai letak geografis, juga negara kepulauan, juga bagian dari daerah perbatasan yang perlu perhatian khusus. Dan, yang perlu diperhatikan bahwa Demokrat konsisten terhadap para pendiri, menghormati para mahasiswa, para pendiri untuk melahirkan UU 20 Tahun 2012 berkaitan dengan lahirnya Provinsi Kaltara,” bebernya.   

Disinggung soal cost politik yang diterapkan Partai Demokrat saat figur mendaftar, Mudain tidak menampik. Namun, ia membantah kalau disebut mahar politik. Tapi lebih kepada biaya administrasi untuk menunjukkan keseriusan figur mendaftar.

Namun, Mudain mengaku tidak tahu nominalnya. Ia hanya membeberkan bahwa biaya tersebut digunakan untuk keperluan tim seperti akomodasi dan transportasi, karena berasal dari berbagai daerah di Kaltara. (mrs/fen)

Editor : uki-Berau Post
#politik