Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kaltara Sisa 58 Pasien, 108 Orang Dinyatakan Sembuh

uki-Berau Post • Senin, 8 Juni 2020 - 00:04 WIB
Photo
Photo

TANJUNG SELOR  Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara kembali mendapat kabar menggembirakan. Pasalnya, dari hasil pengujian sampel di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, sebanyak 13 pasien dinyatakan sembuh. 

Belasan pasien yang sembuh tersebut, 10 orang berasal dari Bulungan dengan inisial LL (68), DWS (40), YS (42), AML (13), OTR (42), OGT (26), YE (36), STN (73), SR (39) dan IG (52). Sisanya, satu orang berasal dari Malinau dengan inisial DST (36), dan dua orang dari Tarakan dengan inisial, SA (33) dan NT (44). 

Walau mendapat kabar gembira mengenai kesembuhan 13 pasien, Gugus Tugas Kaltara juga menerima konfirmasi tambahan satu pasien positif asal Tarakan dengan inisial NS (35).

NS diketahui, merupakan salah satu petugas dari tim tracing Gugus Tugas Tarakan. Sehingga, sudah ada dua petugas yang dikonfirmasi positif Covid-19. 

“Untuk yang di Dinas Kesehatan Tarakan, akan dilakukan tracing hingga ke lingkungan tempat tinggal mereka. Termasuk yang sebelumnya positif dari tenaga kesehatan juga. Jadi tim tracing diprioritaskan untuk juga diperiksa swab,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tarakan, dr Devi Ika Indriarti, Sabtu (6/6).

Dikatakan, sebanyak 80 orang lebih dari tim tracing yang merupakan petugas puskesmas dan Dinas Kesehatan, sudah dilakukan swab dan sementara melakukan isolasi mandiri di rumah. Dari hasil swab tersebut, sudah 20 orang lebih dinyatakan negatif. 

“Sebenarnya teman-teman di lapangan sudah memakai APD (alat pelindung diri) lengkap dan sesuai protokol kesehatan. Tapi karena itu (terpapar corona) sudah terjadi, sekarang lebih hati-hati lagi. Padahal sebelumnya sudah sangat hati-hati. Makanya kami sedih juga,” tuturnya.

Dia menduga, faktor kelelahan membuat imunitas tubuh tim tersebut menurun. Sehingga memudahkan virus tersebut berkembang. Hingga kini, pihaknya terus berusaha untuk proses penyembuhan dua rekan tenaga kesehatan yang positif Covid-19. 

“Teman-teman di lapangan pasi takut dan cemas. Soalnya tidak ada tanda dan gejala. Sampai sekarang kita tidak tahu dari mana asal positif itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Kaltara Agust Suwandy menjelaskan, 13 pasien yang sembuh di Kaltara, tiga di antaranya berasal dari klaster GKII Langap Malinau. Kemudian lima orang merupakan kontak erat Klaster GKII Langap Malinau. Sementara empat lainnya merupakan Klaster JT Gowa dan satu orang merupakan transmisi lokal. “Melihat jumlah pasien sembuh ini cukup signifikan bertambahnya. Meskipun masih ada penambahan jumlah yang positif,” sebut dia, Sabtu (6/6).

Ia menjelaskan, selama masih ada sampel yang belum selesai dilakukan pengujian swab, maka belum bisa diprediksikan puncak dari pandemi Covid-19 di Kaltara. Karena hingga kemarin, pihaknya masih menunggu hasil pengiriman sampel dari BBLK Surabaya. “Masih ratusan sampel yang diperiksa di BBLK Surabaya. Kita masih menunggu hasilnya,” ungkapnya.

Sementara itu, alat Tes Cepat Molekuler (TCM) di RSUD Tarakan sudah bisa digunakan. Dari 240 cartridge yang dikirimkan oleh Kemenkes RI, sudah 30 cartridge yang digunakan. Hasilnya, seluruh sampel negatif. Sembilan di antaranya merupakan follow up yang diumumkan kesembuhannya.

"Masih ada lagi 700 cartridge dari Gugus Tugas Nasional yang belum tiba di Tarakan," jelasnya. 

Dengan demikian jumlah kasus konfirmasi positif di Kaltara menjadi 168 orang, sembuh menjadi 108 orang, dan kasus positif meninggal sebanyak 2 orang. “Yang masih menjalani perawatan sebanyak 58 orang,” tutupnya. 

APD AMAN HINGGA BULAN DEPAN 

Di sisi lain, kebutuhan alat pelindung diri (APD) bagi tim medis di Kaltara, dipastikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara Andi Santiaji, masih aman hingga bulan depan.

Dikatakan, sebanyak 8 ribu pcs APD telah disalurkan sejak 26 Maret hingga 10 April lalu. Bahkan di tahap III pada 10 April lalu, Kaltara kembali mendapatkan bantuan 3 ribu pcs APD dari pusat.

Andi mengungkapkan, ketersediaan APD di Kaltara masih cukup banyak. Karena selain mendapatkan bantuan dari pusat, pihaknya juga melakukan pengadaan 1.000 pcs APD untuk mengantisipasi kekurangan. “Stok (APD) kita masih aman,” katanya. Bukan APD saja, ketersediaan masker juga dipastikan tak mengalami kekurangan. 

“Itu penambahan 1.000 pcs sudah kita bagi juga ke kabupaten/kota. Dan stok kita masih mencukupi. Kalau melihat jumlahnya, cukup saja hingga sebulan ke depan,” ujarnya.

Namun pihaknya tetap meminta masyarakat agar tidak berhenti melakukan gotong-royong dalam penanganan Covid-19. "Kita lihat juga, hampir semua desa sudah memiliki posko dalam rangka tanggap bencana. Mudahan semua desa membentuk posko tanggap bencana," ujarnya. (fai/*/sas/udi)

Editor : uki-Berau Post
#kesehatan