Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Delapan Ribu Warga Tarakan Sudah Divaksin

izak-Indra Zakaria • Senin, 10 Mei 2021 - 18:57 WIB
DOSIS KEDUA: Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua bagi pegawai perbankan di gedung serbaguna kantor Wali Kota Tarakan, Sabtu (8/5).
DOSIS KEDUA: Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis kedua bagi pegawai perbankan di gedung serbaguna kantor Wali Kota Tarakan, Sabtu (8/5).

TARAKAN–Program vaksinasi Covid-19 di Tarakan masih berjalan. Sabtu (8/5), pendistribusian vaksin menyasar pegawai perbankan yang dikhususnya karyawan pelayanan publik, seperti  petugas teller.

Dengan masih berjalannya pemberian vaksin, sampai Minggu (9/5), sudah 8 ribuan warga Tarakan mendapatkan vaksin Covid-19.

“Kalau dilihat untuk tenaga kesehatan kan sekitar 2.500 orang, kemudian untuk pelayanan publik itu sekitar lima ribuan lebih, ada juga untuk lansia di fasilitas pelayanan kesehatan, jadi mungkin sudah cukup banyak,” terang Juru Bicara Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Tarakan dr Devi Ika Indriarti kepada awak media. 

Namun, bila dibandingkan dengan sasaran vaksinasi, jumlah itu masih sangat jauh dari kebutuhan. Devi memperkirakan sasaran vaksin di Tarakan mencapai 160 ribu orang.

Satgas percepatan dan penanganan Covid-19 Tarakan kembali menerima vaksin dari pemerintah pusat pada 4 Mei sebanyak 170 vial, atau 17 ribu dosis. 

Kedatangan vaksin tersebut tidak lepas dari cepatnya pendistribusian vaksin kepada sasaran, sehingga pemerintah pusat mengirim tambahan alokasi vaksin.

Adapun sasaran vaksin yang baru tiba, menurut Devi, masih menyasar 60 persen untuk lansia, dan 40 untuk tenaga pendidik seperti guru PAUD, SD, MI dan sederajat yang akan melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.

Sementara itu, khusus karyawan perbankan yang mendapatkan vaksin kemarin, disiapkan 300 vaksin Sinovac yang dilaksanakan di gedung serbaguna kantor Wali Kota Tarakan. Itu merupakan dosis kedua setelah beberapa waktu lalu menerima dosis pertama.

Diakui Devi, jumlah itu belum memenuhi kebutuhan vaksin seluruh pegawai perbankan di Tarakan. Pihaknya menyesuaikan dengan ketersediaan vaksin yang harus dibagi-bagi untuk pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kaltara Yufrizal menilai, pemberian vaksin bagi pegawai perbankan merupakan upaya untuk melindungi pegawai perbankan maupun masyarakat dari Covid-19. 

Menurutnya, harus dipahami benar bahwa petugas-petugas bank melayani publik. Diperkirakan setiap hari untuk bank-bank besar, satu teller bisa melayani hingga 150 orang. Dengan kondisi itu, ia melihat ada potensi tertular Covid-19, sehingga harus divaksin.   

“Kami sangat meyakini vaksin berpengaruh untuk mencegah penularan virus corona, sehingga dengan selesainya vaksinasi, masyarakat tidak cemas lagi ke perbankan. Kemudian perbankan tidak takut melayani masyarakat. Jadi, sama-sama aman ya, nasabah aman, petugas bank juga aman,” tuturnya.    

Data yang diterima Yufrizal, jumlah pegawai perbankan di Tarakan sekira 800-an orang. Namun, untuk tahap pertama baru diberikan 300 orang yang diprioritaskan kepada petugas teller, marketing, dan pegawai lapangan lainnya. (kpg/mrs/dra/k16\)

  

 

 

Editor : izak-Indra Zakaria
#tarakan