TANJUNG SELOR - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kaltara meyakini, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini bisa terealisasi hingga di atas 90 persen.
Menurut Kepala BKAD Kaltara Denny Harianto, jika melihat realisasi saat ini, belum bisa disimpulkan bahwa sulit untuk mencapai target. Sebab, seperti tahun sebelumnya, realisasi akan naik di akhir tahun. Khususnya pada realisasi belanja barang dan jasa. Termasuk belanja pegawai yang saling beriringan mendukung realisasi APBD Kaltara.
“Setiap tahunnya pasti belanja modal masih mendominasi. Bahkan untuk fisik juga akan naik di akhir tahun,” jelas Denny, Rabu (24/8).
Sesuai arahan Gubernur Kaltara, pihaknya harus menekankan realisasi APBD kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltara. Seperti program yang sudah masuk dalam rumah anggaran harus dilaksanakan. Kemudian program yang sesuai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltara.
“Program kegiatan yang sudah direncanakan harus dilaksanakan. Jadi atensi kita, semua pejabat terus mengawasi kegiatan,” harapnya.
Pembangunan yang dibiayai melalui APBD Kaltara yakni gedung Sekretariat Provinsi Kaltara. Pembangunan gedung tersebut dibiayai secara multiyears. Selain itu, ada juga kantor DPRD Kaltara yang dibangun menggunakan APBD Kaltara.
Proses pembangunan gedung Sekretariat Provinsi Kaltara, masih digenjot Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPR Perkim) Kaltara.
Kepala DPUPR Perkim Kaltara Datu Iman Suramenggala menambahkan, pembangunan akan digenjot tahun ini. Termasuk terhadap pembangunan kantor DPRD Kaltara.
Gedung Sekretariat Provinsi Kaltara target fungsional sudah disampaikan ke pihak kontraktor. Hal itu juga sesuai perencanaan dan progres yang ada. Progres saat ini, banyak pada pengadaan pembatas atau sekat ruangan. Pengerjaan lantai 3 dan 4 sudah di atas 60 persen.
“Kalau kantor DPRD sesuai alokasi anggaran, harus selesai 50 persen tahun ini. Kami meminta progres bulanan sebesar 10 persen. Agar tahun ini pembangunan gedung bisa 50 persen. Target tahun pembangunan, dipastikan bisa tercapai,” tuturnya. (fai/uno)
Editor : izak-Indra Zakaria