Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Atasi Stunting, Pemerintah Gelontorkan Anggaran Rp 30 T

uki-Berau Post • Sabtu, 7 Oktober 2023 - 04:13 WIB
ATASI STUNTING: Pemerintah menargetkan penurunan stunting di Indonesia hingga 14 persen tahun 2024.
ATASI STUNTING: Pemerintah menargetkan penurunan stunting di Indonesia hingga 14 persen tahun 2024.

PEMERINTAH menargetkan penurunan stunting di Indonesia hingga 14 persen tahun 2024. Untuk mencapainya, anggaran sebesar Rp 30 triliun digelontorkan tahun 2023.

Mayoritas dari anggaran itu disalurkan melalui Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial. “Dari Rp 30 triliun yang diberikan kepada daerah itu yang untuk dalam bentuk uang langsung, kepada masyarakat by name by addres melalui PKH Kemensos Rp 20 triliun,” ungkap Kepala BKKBN Hasto Wardoyo kepada wartawan, Kamis (5/10).

Nantinya, uang yang digelontorkan tersebut, kata Hasto, dapat dimanfaatkan keluarga untuk membeli makanan cukup gizi agar anak terhindar dari stunting.

Selain itu, anggaran sebanyak kurang lebih Rp 7 triliun juga, katanya dialokasikan ke Kementerian Kesehatan untuk membayar BPJS Kesehatan. Kemudian ada juga anggaran Rp 1,2 trilium yang dialokasikan ke Puskesmas.

“Yang Rp 1,2 triliun dikirim ke puskesmas by name by address, puskesmas seluruh Indonesia kecuali di 125 kab/kota,” ucapnya.

Adapun sisa anggaran dari alokasi itu, Hasto mengatakan dibagikan kepada karyawan BKKBN yang terlibat dalam penanganan percepatan stunting.

“Contoh BKKBN dapat Rp 800 miliar, dipakai untuk gaji tim pendamping keluarga sama satgas di lapangan, mayoritas untuk itu peruntukkannya,” tuturnya.

Untuk mencapai penurunan angka stunting hingga 14 persen, tahun ini ditargetkan angka stunting secara nasional turun hingga 17 persen. Sementara tahun 2022 lalu, angka stunting masih mencapai 21,6 persen. 

Dengan target itu, pemerintah melalui Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) melaksanakan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) dengan 14 provinsi dan 288 kabupaten/kota di Indonesia yang angka stuntingnya masih tinggi.

“Hari ini (kemarin, Red) kita membahas secara lebih teknis hal-hal yang terkait apa yang sudah kita lakukan. Kemudian apa saja kendala yang kita hadapi. Apa saja yang perlu kita lakukan atau kita siasati, untuk upaya percepatan tahun depan,” kata Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Setwapres Suprayoga Hadi kepada wartawan, Kamis (5/10).

Ia mengatakan, saat ini tenggat waktu untuk mencapai stunting di angka 14 persen secara nasional hanya tinggal satu tahun.

“Tahun 2024 harus 14 persen. Di mana tahun 2022 akhir, masih di posisi 21,6 persen. Jadi di tahun ini kita targetkan bisa turun paling tidak jadi sekitar 17 persen,” harapnya.

“Ini masih kita tunggu hasil survei kesehatan Indonesia. InshaAllah akan kita dapatkan sekitar bulan November-Desember,” imbuh Hadi. (jpg/uno)

Editor : uki-Berau Post
#kesehatan