Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Dishub Kaltara Sebut Keberangkatan Penumpang di Kaltara Turun 25 Persen

Indra Zakaria • Jumat, 28 Maret 2025 - 17:30 WIB
TRANSPORTASI: Speedboat merupakan salah satu angkutan umum yang digunakan untuk arus mudik di Kaltara. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN
TRANSPORTASI: Speedboat merupakan salah satu angkutan umum yang digunakan untuk arus mudik di Kaltara. FOTO: IWAN K/RADAR TARAKAN

Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) mencatat keberangkatan di Kaltara pada arus mudik lebaran atau hari raya Idulfitri tahun 2025 ini mengalami penurunan sekitar 25 persen jika dibandingkan kondisi yang sama tahun 2024.

Hal itu disampaikan Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid kepada Radar Tarakan saat ditemui di Tanjung Selor pada Kamis (27/3/2025).

“Jika dibanding tahun 2024, khususnya di periode yang sama, terjadi penurunan 25 persen untuk keberangkatan, tapi untuk di kedatangan terjadi kenaikan 26 persen,” ujar Idham. Idham menilai bahwa penurunan itu terjadi karena adanya perpanjangan waktu cuti bersama sebagai bentuk kebijakan dari pemerintah. Kemudian penambahan armada angkutan umum, baik itu jalur sungai, perairan maupun udara.

“Pesawat itu ada penambahan. Kemudian untuk speedboat juga ada penambahan pada kapasitasnya, dari yang dulunya muatan 40 orang kini meningkat jadi 60 orang dan ada juga yang 60 orang jadi 80 orang. Kondisi yang ada ini tentu mempengaruhi,” tuturnya.

Melihat situasi yang ada, Idham menyebutkan bahwa dari laporan yang diterima olehnya rata-rata penurunan itu terjadi di semua titik di provinsi ke-34 Indonesia ini.

“Kalau kita lihat kondisi yang ada, H-3 diperkirakan puncak arus mudik. Itu kita lihat ada kedatangan kapal Pelni malam dan paginya. Diprediksi begitu, begitu juga untuk pesawat (transportasi udara),” sebutnya.

Pastinya, dengan kondisi yang ada ini, pihaknya tetap terus mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Utamanya untuk transportasi perairan yang memuat penumpang melintasi laut.

“Kita ingatkan kepada pemilih serta motoris dari speedboat untuk tidak memuat penumpang melebihi kapasitas yang sudah ada. Karena jika ini dilakukan, takutnya terjadi sesuatu yang tidak dinginkan,” pungkasnya. (iwk/har)

 

 

Editor : Indra Zakaria