Pada era modern saat ini banyak aktivitas pria yang dapat meningkatkan stress dan membuat hormon menurun. Hal tersebut akan berdampak ke sistem reproduksi pria sebagai cerminan kondisi kesehatan tubuh terutama pada kesuburan.
Jadi, penting bagi pria untuk memperhatikan kesehatan reproduksi agar tidak mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh lain agar tetap sehat dan berkualitas. Kira-kira cara apa aja sih yang dapat membantu menjaga kesehatan reproduksi pria? Yuk simak.
• Jaga pola makan seimbang.
Menjaga pola makan agar tetap seimbang dan sehat sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh pria terutama terhadap area reproduksi. Mengonsumsi makanan yang mengandung antioksidan, seng, asam lemak omega-3 serta nutrisi lainnya akan berperan besar menjaga hormon pria dan kesehatan sperma. Makanan yang sehat dan seimbang akan membantu meningkatkan kualitas sperma dan fungsi seksual.
• Rutin olahraga.
Rutin berolahraga bukan hanya dapat membantu menumbuhkan otot, aktivitas ini juga penting bagi pria agar dapat meningkatkan aliran darah ke organ reproduksi dan membantu menjaga kadar hormon testoteron. Disarankan melakukan olahraga seperti jogging, gym, dan renang agar meningkatkan kualitas sperma dan libido.
• Stop rokok dan alkohol.
Mengonsumsi rokok dan alkohol terbukti dapat menurunkan kualitas sperma dan libido serta dapat meningkatkan resiko disfungsi ereksi. Menurut World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa perokok aktif akan memiliki jumlah sperma yang rendah hingga 20% dibandingka non-perokok.
• Kelola stress dengan baik.
Saat ini banyak pria yang memiliki stress tingkat tinggi, kamu perlu kelola stress tersebut agar tidak memburuk agar tidak mengganggu hormon reproduksi seperti testoteron. Agar reproduksi pria tetap berkulitas dan sehat lakukan kebiasaan seperti istirahat yang cukup, meditasi, olahraga, dll untuk membantu menurunkan stress. Jika kamu mengalami tingkat stress yang tinggi, segera konsultasikan ke profesional.
• Gunakan pakaian dalam yang tepat.
Penting untuk memilih pakaian dalam yang tepat agar area reproduksi pria tetap terjaga. Gunakan pakaian dalam yang berbahan katun dan longgar agar membantu suhu tetap optimal dan menjaga kualitas sperma.
• Rutin pemeriksaan reproduksi ke dokter.
Pria perlu rutin memeriksa kesehatan tubuh terutama pada area reproduksi, lakukan pemeriksaan ke dokter minimal satu tahun sekali. Untuk mengetahui kesehatan reproduksi pria, kunjungi dokter spesialis andropologi dan urologi agar mengetahui kesehatan fungsi seksual dan dapat membantu merencanakan program hamil bersama pasangan.
Cara-cara di atas penting dilakukan sebagai investasi besar bagi masa depan pria. Jangan tunggu permasalan penyakit area tersebut muncul, kamu dapat lakukan cara-cara di atas sebagai bentuk pencegahan sejak dini dan untuk membantu meningkatkan kualitas reproduksi. Salam sehat! (zahwamaghfira)
Editor : Indra Zakaria