BANJARMASIN - Tamu Hotel Melayu di Jalan Melayu Banjarmasin Tengah diserang dua orang tak dikenal. Insiden itu terjadi Senin (6/1) menjelang tengah malam.
Korbannya adalah Wahyu, warga Jalan Ratu Zaleha Gang Pro XL RT 33 Kelurahan Karang Mekar Banjarmasin Timur. Pemuda 22 tahun itu menderita luka di sekujur badan. Sempat dilarikan ke Rumah Sakit Ulin untuk mendapat perawatan medis.
Ceritanya, malam itu Wahyu bersama teman perempuannya Nadawiyah Lestari menginap di kamar nomor 208. Cewek itu berumur 22 tahun, tercatat sebagai warga Alalak Selatan Banjarmasin Utara.
Pintu kamar diketuk. Wahyu membukakan pintu dan seketika diserang. Diserang tanpa peringatan atau cekcok.
Merasa nyawanya terancam, korban lari untuk menyelamatkan diri. Wahyu berhasil lolos, untuk sementara waktu. Karena di lorong sudah menunggu pelaku lainnya.
Wahyu dicegat keduanya, dipukuli dengan menggunakan helm motor. Korban pun jatuh tersungkur.
"Salah satu lelaki itu menggunakan pisau. Dia coba menusuk Wahyu. Pelaku satunya lagi memukulkan helm," kisah Nadawiyah.
Akibat dikeroyok, korban mengalami luka di rusuk sebelah kanan, tepat di bawah ketiak. Kepalanya juga benjol-benjol akibat pukulan benda tumpul.
"Helm itu dipukulkan berkali-kali ke kepala dan badan wahyu. Hingga dia jatuh terduduk berlumuran darah. Kawanan pelaku lalu lari," tambahnya.
Radar Banjarmasin kemudian mencari informasi tambahan ke pengelola hotel. Lucunya, semua karyawan mengaku tak mengetahui peristiwa tersebut.
"Tak ada dengar. Soalnya yang lain berjaga shift malam. Mereka juga tak bercerita apapun. Kami ngurus kerjaan masing-masing saja," kata seorang pengelola.
Namun, Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Irwan Kurniadi membenarkan kejadian tersebut. Ibu korban atas nama Faridah datang untuk memberikan laporan resmi.
"Pelaku masih kami lidik, begitu juga motifnya masih digali. Sementara korban masih dalam penanganan medis," jawab Irwan kemarin (7/1). (lan/fud/ema)
Editor : izak-Indra Zakaria