Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Hanya karena Hutang, TKA Asal China yang Bekerja di KIHI Bulungan Dikeroyok

Radar Tarakan • Rabu, 14 Agustus 2024 - 22:45 WIB
DIKEROYOK: Seorang TKA asal China di KIHI dikeroyok.
DIKEROYOK: Seorang TKA asal China di KIHI dikeroyok.

 

 Seorang Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok bernama Wei Yang (52) yang bekerja di Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Bulungan menjadi korban pengeroyokan oleh empat TKA.

Keempat orang yang diduga pelaku pengeroyokan itu saat ini telah diamankan oleh Sat Reskrim Polresta Bulungan. Kuasa Hukum korban, Rudiana mengatakan, pengeroyokan yang menimpa kliennya itu diduga karena utang piutang. Dimana korban menagih utang perusahaan kepada para pelaku.

"Kejadian pengeroyokan ini menimpa kliennya pada Kamis (8/8)," kata Rudiana kepada Radar Kaltara. Pelaku, sambung Rudiana, merupakan karyawan salah satu perusahaan di kawasan industri yang tengah melakukan pembangunan konstruksi gedung pabrik di areal KIHI.

"Saat tiba di lokasi perjanjian mereka bertemu,  pelaku dan ketiga temannya langsung melakukan pemukulan terhadap korban tanpa ada dialog terlebih dahulu," ungkapnya.

Bahkan, sesuai keterangan yang didapatkan dari kliennya, jika tangan korban sempat diikat oleh para pelaku. Usai melakukan pengeroyokan, keempat pelaku ini langsung kabur meninggalkan korban.

"Korban yang tak terima atas dugaan penganiayaan yang dialaminya, langsung melaporkan kepada pihak Polsek Tanjung Palas Timur," bebernya.

Rudiana mengungkapkan, kepolisian sempat mengalami kendala saat korban dan pelaku dimintai keterangan oleh pihak kepolisian, lantaran tidak menggunakan bahasa Indonesia.

Lebih jauh dikatakan, pelaku diduga tidak hanya bermasalah dengan satu perusahaan saja. Melainkan beberapa perusahaan yang diduga bermasalah dengan pelaku juga akan datang ke Provinsi Kaltara untuk melaporkan pelaku.

Sementara itu, Kapolresta Bulungan, Kombes Agus Nugraha melalui Kasi Humas Ipda Magdalena Lawai membenarkan kejadian pengeroyokan yang melibatkan WNA yang bekerja di KIHI tersebut.

Saat ini, kasus pengeroyokan tersebut sudah ditangani oleh jajaran Sat Reskrim Polresta Bulungan untuk penyelidikan lebih lanjut.“Terkait kejadian ini sudah ditindaklanjuti oleh Polsek Tanjung Palas Timur. Petunjuk Kapolresta (Bulungan) dilimpahkan ke Reskrim Polresta. Kita sudah lakukan gelar perkara. Untuk perkembangan nanti akan kita lakukan press release,” pungkasnya. (jai/har)

 
 
 
Editor : Indra Zakaria