Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Mobil Rental di Balikpapan Tak Kembali, Ternyata Dijadikan Jaminan Pinjaman Rp130 Juta di Kukar

Redaksi • Senin, 22 September 2025 - 19:30 WIB
Ilustrasi borgol
Ilustrasi borgol

BALIKPAPAN — Kasus dugaan penggelapan mobil kembali mengguncang Kota Minyak. Seorang pengusaha rental, Rahmat, harus menelan pil pahit setelah kendaraannya raib usai disewa seorang pria bernama Ab.

Tak tanggung-tanggung, mobil tersebut ditemukan sudah digadaikan hingga Rp130 juta di kawasan Loa Janan, Kutai Kartanegara. Rahmat mengungkapkan, awalnya Ab menyewa mobil pada 9 Agustus 2025 dengan sistem harian. Bahkan, masa sewa sempat diperpanjang dua minggu. Namun, setelah itu komunikasi semakin sulit. Ab beralasan pembayaran masih dalam proses perusahaan.

“Hampir sebulan mobil tidak juga dikembalikan. Akhirnya saya cek lewat GPS, posisinya terdeteksi di Loa Janan dan tidak bergerak selama dua minggu,” tutur Rahmat. Karena merasa ditipu, Rahmat melapor ke Polsek Sepinggan pada 10 September 2025. Sayangnya, laporan itu belum membuahkan hasil. Hingga akhirnya, pada Rabu, 17 September 2025, ia mendatangi langsung lokasi mobil dan mendapati kendaraan masih terparkir di halaman sebuah rumah, dalam kondisi ban kempes serta dirantai.

Kejutan lain muncul ketika pemilik rumah yang juga kepala dusun, MS, menolak menyerahkan kendaraan. Ia berdalih mobil tersebut sudah dijadikan jaminan pinjaman oleh Ab sebesar Rp130 juta. “Ab janji melunasi dalam sebulan. Saya minta dua minggu, tapi hari ini jatuh tempo dan dia menghilang,” ujar Ad, salah satu pihak yang merasa tertipu. Situasi sempat menegang, namun Ketua RT berhasil menengahi. Kasus kemudian dibawa ke Polsek Loa Janan.

Di hadapan Kanit Opsnal Polsek Loa Janan, Gugus TM, disepakati mobil tetap berada di Loa Janan sambil menunggu keberadaan Ab. Rahmat pun diarahkan untuk kembali berkoordinasi dengan Polsek Balikpapan Selatan sesuai laporan awal. Hingga kini, baik pemilik rental maupun pihak yang mengaku sebagai korban masih menunggu penyelesaian kasus tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi peringatan bagi para pengusaha rental di Balikpapan untuk lebih waspada terhadap modus penggelapan berkedok penyewaan kendaraan. (rif/yud)

 

Editor : Indra Zakaria