Meskipun tampaknya bersih karena bentuknya yang kering, banyak orang bertanya-tanya apakah kurma harus dicuci terlebih dahulu sebelum dikonsumsi?
Walau terlihat bersih, berbagai sumber mengatakan kurma sama dengan buah lainnya yang dapat terkontaminasi kotoran dan bakteri.
Menurut Crystal Dates, salah satu produsen besar kurma asal Iran, mencuci kurma sebelum dikonsumsi sangat disarankan.
Ini disebabkan oleh fakta bahwa saat pemetikan dan penyortiran kurma, buah ini sering kali ditangani oleh tangan yang mungkin tidak sepenuhnya bersih.
Selain itu, kurma yang masih berada di pohon bisa terpapar debu, kotoran burung, atau bahkan serangga.
Kurma yang dijual, baik dalam kemasan terbuka maupun tertutup, sebagian besar telah melewati proses pembersihan.
Namun bagaimanapun, dalam prosesnya sampai ke konsumen, kurma dapat terkontaminasi oleh berbagai hal yang tidak terlihat secara langsung.
Untuk itu, setelah membeli kurma, disarankan untuk menyimpannya di dalam wadah tertutup dan menyimpannya di kulkas agar tetap terjaga kesegarannya.
Kemudian saat ingin mengonsumsinya, cuci dahulu kurma dengan air mengalir untuk memastikan bahwa kurma yang dimakan lebih aman dan higienis. Berikut cara mencuci kurma sebelum dikonsumsi.
1. Keluarkan kurma dari kemasannya. Cuci tangan Anda sampai bersih menggunakan sabun dan bilas dengan air.
2. Siapkan saringan dan air suhu normal.
3. Rendam kurma di dalam air tersebut, diamkan beberapa menit. Proses ini bermanfaat untuk melunturkan kontaminan atau pengawet, kotoran, yang mungkin berada di kulit kurma.
4. Kemudian saring kurma, dan bilas kembali kurma dengan air mengalir.
5. Selanjutnya keringkan kurma dengan tisu dapur bersih. Pengeringan membantu mencegah kurma menjadi lembek dan memperpanjang daya simpannya. (*)
Editor : Redaksi Prokal