Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Slip Gaji Pegi Jadi Pegangan Kuasa Hukum, Salah Satu Alat Bukti Bukan Pembunuh Vina-Eky

Indra Zakaria • Kamis, 30 Mei 2024 - 04:28 WIB

Sugianti Iriani
Sugianti Iriani
 

Prokal.co - KOTA CIREBON–Kuasa hukum Pegi Setiawan menyebut pihaknya sudah mengumpulkan alat bukti bahwa kliennya tidak bersalah dalam kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky Rudiana. Selain itu, ada saksi-saksi yang siap memberikan keterangan meringankan.

Salah satunya, Lusiana, adik Pegi, yang diperiksa penyidik Polda Jawa Barat di Mapolres Cirebon Kota, Selasa (28/5).

“Ya, kami mengantarkan adik Pegi untuk diperiksa sebagai saksi. Kebetulan, yang baru dipanggil adalah Lusiana,” ungkap Sugianti Iriani, kuasa hukum Pegi, di Mapolres Cirebon Kota.

Selain Lusiana, lanjut Sugianti, ada saksi-saksi lain yang sudah siap diperiksa polisi. “Yang pasti mungkin saksi-saksi yang bekerja bareng Pegi saat itu di Bandung pada 2016. Pasti akan meringankan Pegi karena mereka tahu keberadaan Pegi di sana (saat kasus pembunuhan Vina-Eky terjadi),” ujarnya.

Menurut Sugianti, ada catatan yang dapat menjelaskan bahwa Pegi masih menerima gaji dari tempatnya bekerja di Bandung.

“Karena ada catatan gaji, iya slip gaji. Walaupun catatan kecil, dari kertas buram, ya itu akan membuktikan bahwa Pegi masih menerima gaji pada tanggal 27 Agustus 2016 (saat pembunuhan terjadi),” ungkap Sugianti.

Lebih lanjut, Sugianti menyebutkan bahwa catatan kecil itu bertanggal 26 Agustus 2016. “Oktober juga masih menerima gaji. Artinya (Pegi) masih di Bandung,” ungkapnya.

BANTAH PENGGAMBARAN DI FILM

Sementara itu, selain memeriksa adik Pegi Setiawan atas nama Lusiana, sebelumnya penyidik Polda Jawa Barat meminta keterangan Linda yang dikenal sebagai salah seorang teman Vina. Linda diperiksa di Mapolres Cirebon Kota selama kurang lebih 4 jam pada Senin (27/5) malam.

Menurut anggota tim Hotman 911, Putri Maya Rumanti, Linda dicecar 30 pertanyaan oleh polisi. “Ada 30 lebih pertanyaan dari penyidik, ya seputar biodata, kemudian kenalnya di mana, kenal sejak kapan, begitu aja sih, normatif saja,” katanya.

Linda mengaku bukan sahabat dekat Vina Cirebon. Hanya teman biasa dan tidak terlalu dekat.

Dalam film Vina: Sebelum 7 Hari, Linda digambarkan sebagai sosok yang kesurupan karena didatangi arwah Vina. Selama ini sudah banyak spekulasi dan asumsi mengenai sosok Linda.

Bahkan, banyak yang menduga bahwa Linda berada di lokasi saat Vina dieksekusi para pelaku. Namun, Linda membantah semua spekulasi tersebut. Termasuk penggambaran di film.

Kepada wartawan yang sudah menunggunya selama lima jam, Linda menegaskan sama sekali tidak mengenal delapan terpidana dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon. Dia juga tidak mengenal Pegi.

Linda juga membantah berada di tempat kejadian perkara (TKP) dan tidak mengetahui peristiwa sadis yang menimpa Vina dan Eky. “Saat pembunuhan itu terjadi, saya sedang ada di rumah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Linda mengungkapkan bukanlah sahabat Vina. Hanya teman biasa. Bukan sahabat dekat seperti yang digambarkan di dalam film Vina: Sebelum 7 hari.

Tidak hanya itu, dia mengatakan tidak pernah mendapatkan informasi terkait pembuatan film tersebut. ’’Saya tidak pernah dikasih tahu dan tidak terlibat dalam pembuatan film itu,’’ katanya. (rdh/JPG/rom/k8)

Editor : Indra Zakaria