TANJUNG SELOR - Gubernur Gubernur Kaltara Drs H Zainal Arifin Paliwang, SH., M.Hum menghadiri World Hydropower Congress 2023, yang digelar di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Selasa (31/10) lalu.
Presiden RI Joko Widodo secara resmi membuka acara, yang merupakan kongres Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang nantinya mampu menjadi solusi dan inovasi. Dalam upaya promosi energi terbarukan melalui PLTA, penanganan isu lingkungan dan sosial, serta pembangunan ketahuan iklim untuk mengatasi kekeringan dan banjir.
“World Hydropower Congress ini diharapkan dapat menjadi wadah kolaborasi, untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan dan meningkatkan investasi. Dalam pemanfaatan energi air untuk ekonomi hijau yang berkelanjutan,” terang Gubernur, Rabu (1/11).
Presiden Joko Widodo dalam kegiatan itu menyampaikan, Indonesia memiliki potensi luar biasa. Dengan memiliki 4.400 sungai potensial dan 128 di antaranya merupakan sungai besar. Ini merupakan potensi besar yang bisa dimanfaatkan untuk masa depan bumi dan generasi penerus.
“Kehadiran Pemprov Kaltara, sebagai bentuk dukungan serius proyek PLTA Mentarang Induk di Kabupaten Malinau. Yang dikelola PT Kayan Hydropower Nusantara (KHN) yang beberapa waktu lalu groundbreaking langsung oleh Presiden Joko Widodo,” jelasnya.
Pembangunan PLTA Mentarang Induk berkapasitas 1.357 MW ini merupakan PLTA terbesar di Indonesia. Nantinya diproyeksikan untuk menyuplai listrik hijau, untuk Kawasan Industri Hijau Indonesia (KIHI) yang sedang dikembangkan di Tanah Kuning-Mangkupadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan.
“Saya berharap segala lapisan elemen ikut mendukung program ini. Supaya KIHI nanti dapat beroperasi, pasti membutuhkan pasokan energi listrik terbarukan yang besar,” tandasnya. (dkisptlhms)
Editor : uki-Berau Post