Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Emak-Emak di Kalsel Mulai Unjuk Gigi Tertarik Mencalonkan Diri di Pilkada, Ini Daftar Namanya

M Fadlan Zakiri • Senin, 6 Mei 2024 - 23:30 WIB
Potret politisi perempuan yang nyatakan bakal maju Pilkada di Kalsel
Potret politisi perempuan yang nyatakan bakal maju Pilkada di Kalsel

Pilkada Kalsel 2024 pada 29 November mendatang, dipastikan lebih berwarna. Emak-emak semakin tumbuh minatnya untuk ikut berkompetisi.

BANJARMASIN - Paling santer kemunculan istri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yakni Raudatul Jannah alias Acil Odah. Namanya begitu mencuat bakal maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kalsel. Bahkan, Partai Golkar Kalsel telah membeberkan Acil Odah berada paling atas dari hasil survei internal mereka.

Spanduk dan baliho bergambar Acil Odah telah marak terpasang. Tak hanya di jalan raya, bahkan foto Kepala Dinas Kesehatan Kalsel itu menjamur di jalan-jalan kampung. Bertuliskan Calon Gubernur Kalsel. 

Acil Odah sendiri blak-blakan memastikan diri maju di Pilgub Kalsel. Catatannya, jika diberi kesempatan dan kepercayaan oleh masyarakat Kalsel. Ia mengaku keinginannya maju di Pilgub, tak lain karena punya niat untuk memberikan kemajuan bagi Kalsel. “Semua tergantung masyarakat Kalsel. Dan semua karena Allah, kita menjalani saja. Tidak ada ambisi, tapi kami siap menjalani,” tuturnya.

Sebagai ASN, Acil Odah memastikan siap menanggung risiko. Mundur sebagai abdi negara. “Ini sebagai konsekuensi saya,” tukasnya. Selain Acil Odah, perempuan lain yang mencuat bakal maju di Pilkada adalah Ananda dan Hilyah Aulia. Keduanya digadang bakal berkontestasi di Pilwali Banjarmasin.

Selain Bupati Batola Noormiliyani, Ananda pernah mendobrak emak-emak mau maju berkompetisi di Pilkada Kalsel dengan menjadi calon Wali Kota Banjarmasin lima tahun lalu. Saat itu, ia di Pilwali berpasangan dengan Mushaffa Zakir. Sedangkan Hilyah adalah Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banjarmasin. Saat ini, sebagai Ketua Komisi III di DPRD Banjarmasin.

Di Pilwali 2024, Ananda mengaku menyatakan kesiapannya untuk kembali bertarung di Pilwali Banjarmasin. “Kalau ditanya siap, insya Allah siap," ucapnya, ketika diwawancarai Radar Banjarmasin, pada 20 Maret lalu. "Tinggal kesiapan secara teknis. Apakah melalui jalur partai, atau jalur lainnya (independen, Red), ini masih berjalan," tambahnya.

Terkait akan berpasangan dengan siapa, Ananda mengaku masih melakukan komunikasi politik dengan sejumlah nama yang berminat untuk maju. “Kami tidak ingin terburu-buru," ujarnya.
Terkait peluangnya untuk menang di Pilwali Banjarmasin, Ananda mengaku masih percaya diri. “Intinya, apabila saya menyatakan siap kembali berlaga, artinya peluang maupun kesiapan lainnya pasti sudah saya pertimbangkan," tegasnya.

Sedangkan Hilyah, juga mengutarakan keinginannya untuk maju di Pilwali Banjarmasin. Itu seusai melakukan pendaftaran penjaringan yang dibuka oleh partainya pada Rabu 24 April tadi. “Bila di Kalsel ada Acil Odah, di Banjarmasin ada Acil Iyah," katanya seraya tersenyum.

Hilyah mengatakan, pembangunan di Kota Banjarmasin ini membutuhkan sentuhan perempuan. “Sebab, perempuan lebih teliti, lebih cermat, lebih dari segalanya. Supaya Banjarmasin lebih bungas (cantik, red)," katanya.

Hilyah sudah resmi mendaftar penjaringan. Meski tak menyebut apakah akan maju sebagai calon wali kota atau wakil wali kota, Acil Iyah lebih memilih menunggu hasil penjaringan. Mengingat dalam penjaringan itu DPP PKB membuka kesempatan bagi siapapun yang hendak mengikuti penjaringan.

Di Ibu Kota Kalsel, Banjarbaru, figur emak-emak tak mau kalah di kontestasi Pilwali Banjarbaru. Contohnya, Yuti Mahrita, Ketua DPD Perempuan Indonesia Raya (Pira) Kalsel dari Partai Gerindra. Nama Yuti termasuk dalam daftar kader Gerindra yang mengantongi rekomendasi dari DPD Gerindra Kalsel. Hal itu diungkap oleh Wakil Ketua DPD Gerindra Kalsel, Ilham Noor kepada awak media, Selasa (30/4). “Yuti Mahrita akan dipasang di Pemilihan Wali Kota Banjarbaru,” terang Ilham.

Belakangan ini, nama Yuti memang santer dalam perpolitikan di Kota Banjarbaru. Ia sudah menyatakan siap bertarung di Pilwali 2024 sejak 28 Oktober 2023 lalu. Tepatnya saat dilantik sebagai Ketua DPD PIRA Kalsel. Di sana Yuti juga mendapat rekomendasi langsung dari Ketua PP PIRA Sumarti Arjoso untuk maju di Pilkada 2024. 

Selain itu, keseriusan Yuti untuk maju di Pilwali Banjarbaru juga sudah diperlihatkan dalam bentuk baliho yang tersebar di Kota Banjarbaru. Salah satunya di baliho bando Jalan A Yani Km 31,5, Kota Banjarbaru. Di sana terpampang wajah Yuti dalam bentuk animasi dengan kata ‘Ibu Gemoy’.

Meski sudah menyatakan kesiapannya, Yuti sudah sowan ke sejumlah partai politik di Kota Banjarbaru. Bahkan, sowan Yuti ini tampak begitu masif dilakukan beberapa waktu belakangan. Mulai dari PPP, PKB dan PDI Perjuangan, hingga dengan bakal calon wali kota, Lisa Halaby. Bahkan, Yuti juga mengakui bahwa dalam waktu dekat juga dijadwalkan bertemu dengan DPC Demokrat Banjarbaru. “Iya, insya Allah lewat Partai Gerindra. Alhamdulillah, saya akan maju di Pilkada Banjarbaru 2024," janjinya.

Selain nama Yuti, nama lain yang mencuat adalah Erna Lisa Halaby. Ia adalah seorang PNS di Pemkot Banjarbaru. Blak-blakan perempuan yang kini menjabat sebagai Kasubag Kesejahteraan Masyarakat Bagian Kesra Setda Banjarbaru itu mengaku siap ikut berlaga memperebutkan kursi nomor satu di Kota Idaman. "Saya siap mundur sebagai PNS, untuk ikut andil dalam membangun Kota Banjarbaru melalui kontestasi pemilihan wali kota tahun ini," katanya, Selasa (16/4).

Selain keluarga, ia mengaku mendapat restu dari para ulama untuk maju menjadi bakal calon Wali Kota Banjarbaru. Tekadnya maju di Pilwali Banjarbaru sudah mantap. “Banyak hal yang mendorong saya untuk maju. Salah satunya adalah banyaknya persoalan masyarakat yang harus diperhatikan lagi," tegasnya.

 

Lisa bukan kader parpol. Meski demikian, ia yakin ada parpol yang akan mengusungnya. Ia mengaku masuk dalam survei internal salah satu partai politik besar. "Saya memang masuk dalam salah satu kandidat yang surveinya baik. Bahkan salah satu tokoh yang dipanggil ke DPP untuk konsolidasi," terangnya.

Di Tanah Laut, figur perempuan juga ada yang menyatakan diri siap untuk maju di Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tala. Dia adalah Ketua DPC PKB Tala, Endang Isnawangsih. Kesiapannya berlaga di Pilbup Tala diungkapkannya belum lama tadi. Alasan dan motivasinya maju agar memiliki ruang yang lebih luas untuk membangun Tanah Laut. Endang juga mengaku ingin mewarnai panggung politik di Tala. “Selain mewarnai panggung politik, saya juga ingin memperkuat posisi kaum hawa di Kabupaten Tala,” ujarnya.

Di Kotabaru penghujung Kalsel, figur perempuan juga tak mau kalah untuk bersaing sebagai Bupati Kotabaru. Ia adalah istri Bupati Kotabaru Sayed Jafar, yakni Fatma Idiana. Kesiapannya untuk maju sudah mulai terlihat masif. Contohnya, di lapangan ia begitu aktif mengikuti kegiatan suaminya di acara Festival Kuliner Kreatif. Fatma bahkan membuka acara tersebut, sekaligus memberikan sambutan.

Perihal bakal majunya Fatma di Pilbup Kotabaru, Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kotabaru Arbani mengakui bahwa partainya sudah mengusulkan beberapa nama bakal calon ke DPP Golkar. Salah satu di antaranya adalah Fatma Idiana. “Sistem kami di Golkar tidak membuka pendaftaran, tapi kami mengusulkan. Nantinya akan disurvei langsung melalui lembaga survei yang dipercaya pusat,” jelasnya. (*)

 

Daftar Nama Emak-Emak Siap Berkompetisi di Pilkada

- Raudatul Jannah (Pilgub Kalsel)
- Ananda (Pilwali Banjarmasin)
- Hilyah Aulia (Pilwali Banjarmasin)
- Yuti Mahrita (Pilwali Banjarbaru)
- Erna Lisa Halaby (Pilwali Banjarbaru)
- Endang Isnawangsih (Pilbup Tanah Laut)
- Fatma Idiana (Pilbup Kotabaru)

Editor : Indra Zakaria
#pilkada #kalsel