Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Lawan Politik Uang, Mahyudin Gaet Pemilih Milenial dan Gen Z untuk Menang di Pilgub 2024

Muhamad Yamin • Senin, 3 Juni 2024 - 16:59 WIB
Mahyudin dan Irianto Lambrie makan malam bersama di Rumah Makan Kepala Ikan Jl Awang Long Samarinda, Minggu 2 Juni 2024. Keduanya akrab karena sama-sama tokoh dari Kerukunan Keluarga Banjar.
Mahyudin dan Irianto Lambrie makan malam bersama di Rumah Makan Kepala Ikan Jl Awang Long Samarinda, Minggu 2 Juni 2024. Keduanya akrab karena sama-sama tokoh dari Kerukunan Keluarga Banjar.

Lawan Politik Uang, Mahyudin Gaet Pemilih Milenial dan Gen Z untuk Menang di Pilgub 2024

Prokal.co - SAMARINDA - Politisi senior Mahyudin optimis, pemilih dari generasi milenial dan Gen Z akan mendukungnya dan menjadi penentu kemenangan dalam Pemilihan Gubernur Tahun 2024. Hal ini juga dapat mematahkan dan melawan praktek politik uang yang selalu terjadi setiap Pilkada.

Mantan Bupati Kutai Timur dan sekarang menjabat Wakil Ketua DPD RI, yakin tambahan suara dari generasi muda tersebut bisa mendongkrak suara pemilih militan dirinya yang sudah mencapai 145 ribu suara pada saat ia terpilih menjadi anggota DPD RI.

Maka dari itu, ia mengusung visi Kaltim Keren untuk para generasi milenial dan Gen Z. Kaltim Keren merupakan sebuah akronim dari Kolaboratif, Ekonomi Maju Berkeadilan, Religius dan Bersatu, Bangun Ertrepreneurship, serta Lingkungan Nyaman yang menjadi visinya untuk bertarung dalam kontestasi Pilkada 2024.

"Pemilih (militan) saya sudah 145 ribu dari terpilihnya saya DPD RI. Itu saya nggak pakai uang. Tetapi, jumlah pemilih saya sekarang semakin berkurang dibanding 15 tahun lalu. Maka itu, saya sosialisasi banyak kalangan muda. Mereka belum banyak mengenal saya," ujar Mahyudin, Minggu 2 Juni 2024 malam.

Mahyudin menyampaikan itu di usai makan malam bersama dengan tokoh dari Kerukunan Keluarga Banjar (KKB) Irianto Lambrie. Makan malam kedua tokoh ini berlangsung akrab dan juga membahas masa depan Kaltim agar lebih baik.

Bagi Mahyudin, Irianto Lambrie adalah sosok yang tidak asing lagi baginya sejak ia menjadi Bupati. Keduanya kerap diskusi dan bahu membahu membangun memperjuangkan Kaltim di pemerintah pusat.

"Beliau selalu hubungi saya bila ada aspirasi-aspirasi dari Kaltim ketika saya berada di Jakarta (menjadi pengurus DPP Golkar). Saya dan dia saling mengagumi, karena kami berdua sama-sama karirnya moncer dan kami juga sama-sama dari Kerukunan Keluarga Banjar dan Kalsel," ujarnya.

Bila ada peluang berpasangan dengan Irianto Lambrie sebagai calon Wakilnya di Pilgub Kaltim, Mahyudin mengatakan ia dan Irianto Lambrie adalah sosok yang sangat paham dengan tata kelola pemerintahan. Sehingga, siap kerja memimpin Kaltim tanpa perlu latihan lagi.

"Ibaratnya ini barang ready, nggak perlu bimtek, setelah dilantik kami sudah bisa running," katanya.

Namun, Mahyudin menyadari ia dan Irianto Lambrie bukan pengurus partai politik. Sehingga, perlu ada lobi dan mencari dukungan ke Parpol. Untuk itu, dirinya terus melakukan sosialisasi keliling ke Kabupaten Kota, seperti Balikpapan, Samarinda dan Kukar hingga Berau.

Nantinya, dari sosialisasi itu, Mahyudin akan melihat data survei. Ketika, ada potensi menang di Pilgub Kaltim, maka data tersebut menjadi nilai tawar ke partai politik untuk bersama-sama bisa maju Pilgub.

"Saya realistis saja, ketika ada potensi menang, saya baru mau bawa partai politik (Pilgub). Tapi, kalau tidak, saya juga nggak mau bawa partai politik," katanya. (*)

Editor : Indra Zakaria