Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Kenapa Slogan Kaltim Berdaulat Diganti?

Redaksi Sapos • Jumat, 21 Juni 2024 - 15:45 WIB
DIGANTI. Terpantau tulisan Berani untuk Kaltim Berdaulat diganti menjadi Membangun Kaltim untuk Nusantara.
DIGANTI. Terpantau tulisan Berani untuk Kaltim Berdaulat diganti menjadi Membangun Kaltim untuk Nusantara.

 

Ganti pemimpin, ganti slogan. Hal itu juga berlaku di Kaltim. Jika pada masa pemerintahan Isran Noor-Hadi Mulyadi dikenal dengan slogan Kaltim Berdaulat, kini di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Akmal Malik, slogan Kaltim diganti menjadi Membangun Kaltim untuk Nusantara.

Pergantian slogan itu ditandai dengan perubahan tulisan yang terpampang di depan gedung kaca Kantor Gubernur Kaltim di Jalan Gadjah Mada, Samarinda. Dikonfirmasi terkait perubahan slogan yang berlaku sejak 2018 itu, Akmal justru belum mengetahui.

Dia juga belum membaca secara jelas tulisan pada depan gedung kaca yang menjadi tempat sehari-hari dirinya bekerja. Artinya, tulisan tersebut baru saja diganti sebelum dirinya kembali berkantor.

"Saya malah tidak tahu diganti. Coba konfirmasi ke Bu Sekprov," ucapnya pada Sapos. Bu Sekprov yang dimaksud adalah Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim Sri Wahyuni. Dikonfirmasi, Sri membenarkan adanya pergantian tulisan itu. Sri menjelaskan bahwa pergantian tulisan ini sudah sesuai Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026 yang sudah ditetapkan pada 2023 lalu.

"Jadi berdasarkan hal itu, sehingga diganti. Dengan hadirnya IKN, maka kontribusi dan dukungan Kaltim untuk IKN adalah juga untuk Nusantara," ungkapnya. Kaltim secara khusus sudah ditetapkan sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN) sejak 2019 lalu oleh Presiden RI Joko Widodo pada saat pidato kepresidenan di Jakarta.

Adapun histotis Kalimantan atau yang dikenal secara internasional dengan nama Borneo, merupakan salah satu pulau terbesar di dunia. Daratan ini secara administratif dihuni oleh tiga negara Asia Tenggara. Yakni Indonesia, sebagaian wilayah Malaysia, dan Brunei Darussalam.

Secara historis, Kalimantan juga mencatatkan peradaban kehidupan manusia melalui Kerajaan Hindu tertua yang berdiri abad ke-4 Masehi. Keberadaan IKN di Kaltim akan semakin memperkuat posisi penting Kalimantan sebagai pusat peradaban modern.

Desain besar pembangunan Kalimantan ke depan semakin nyata dengan hadirnya IKN. Didukung dengan superhub economy dari kota-kota penyangga. Termasuk di Kalimantan Utara yang juga tengah disiapkan Kawasan Industri Hijau terbesar.

Bahkan adanya IKN disebut sebagai berkah bagi Kaltim. Dimana pertumbuhan ekonomi hingga minat investasi mengalami peningkatan signifikan di Benua Etam sejak penetapan IKN kala itu.
Sementara itu, makna Kaltim Berdaulat adalah kenyataan terhadap kekayaan yang dimiliki oleh Kalimantan Timur, baik sumber daya alam, adat istiadat dan budayanya, sekaligus kemajemukan masyarakatnya yang rukun bersatu, aman dan damai.

Kaltim Berdaulat yang dipopulerkan Isran, merupakan tafsir terhadap kondisi Kaltim yang bersemangat, tangguh dan produktif dalam menghadapi berbagai tantangan, dengan terus maju membangun daerah demi kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Selain itu makna Kaltim Berdaulat adalah gambaran Indonesia masa depan yang ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) baru, sebagai motor kemajuan pembangunan Indonesia. (mrf/nha)

 

 
 
 
 
 
Editor : Indra Zakaria