BANJARMASIN – Datangnya bulan Ramadan, membuyat program latihan tim goal ball National Paralympic Comitee (NPC) Kalsel harus disesuaikan. Yakni, selama bulan Ramadan ini, pelatih tim goal ball NPC Kalsel memberikan kelonggaraan bagi para atlet binaannya.
Ada beberapa atlet yang masih latihan secara terpadu di Banjarbaru. Selebihnya, diijinkan untuk latihan di kampung halaman masing-masing.
Murjani, pelatih tim goal ball NPC Kalsel menjelaskan kelonggaran ini diberikan supaya para atlet binaannya bisa lebih fokus latihan. “Ada tiga atlet yang sampai saat ini masih bertahan latihan di Banjarbaru.
Mereka adalah Dedy Setiawan, Risky Al Amin, dan Indra. Sementara, tiga atlet lainnya, yakni Nur Kholik, Arif, dan Jenawi memilih pulang dulu ke kampung halaman masing-masing ke Pelaihari, Balangan, dan Amuntai,” ungkap Murjani kepada Radar Banjarmasin, kemarin (7/5).
Ditambahkan Murjani, karena atlet binaanya sedang menjalankan ibadah puasa, maka porsi latihan juga disesuaikan. “Mereka saya berikan materi latihan ringan. Selebihnya, ada beberapa game dan pemantapan fisik,” sambungnya.
Di sisi lain, Murjani menceritakan cabang olahraga (cabor) goal ball masih dalam tahap proyeksi untuk dipertandingkan di Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI 2020 Papua.
“Apakah nanti bakal dipertandingkan atau tidak, saya pastikan tim goal ball NPC Kalsel dalam kondisi siap tanding. Selain itu, kabarnya juga akan ada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sebagai pemanasan dan sosialisasi cabor ini,” tandasnya.(oza/ema)
Editor : miminradar-Radar Banjarmasin