Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Finalis Liga Champions 2019 Tak Bisa Diremehkan

izak-Indra Zakaria • Jumat, 2 Agustus 2019 - 18:25 WIB

Para nominator penghargaan bergengsi The Best FIFA Football Awards 2019 sudah diumumkan. Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi menjadi favorit pemenang tahun ini. Meski demikian empat nama lain berpotensi mengganggu dominasi Ronaldo-Messi di ajang penghargaan individual paling bergengsi FIFA ini.

--

Gelandang Real Madrid Luka Modric menjadi penghenti dominasi Ronaldo-Messi di ajang penghargaan individual The Best FIFA tahun lalu. Capaian luar biasa Modric meraih simpati para voters. Kapten timnas Kroasia itu mengantarkan Vatreni buat pertama kali masuk di final Piala Dunia. Kemudian pada level klub, Modric menjadi bagian Real Madrid merayakan hat-trick juara Liga Champions.

Sayangnya lesatan 'prestasi' Modric itu cuma bertahan setahun. Mirip musisi jenis One Hit Wonder. Modric bahkan tak masuk dalam sepuluh besar calon penerima The Best FIFA Men's 2019 ini. Meredupnya pamor Modric plus terjun bebas prestasi Real membuat Modric terpental.

Kemarin (1/8) FIFA mengumumkan kandidat pesepak bola dan pelatih putra-putri terbaik 2019 ini. Di sektor putra, Ronaldo-Messi masih bercokol. Lawan keduanya datang dari pemain finalis Liga Champions 2019 ini. Harry Kane (Tottenham Hotspur), Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Virgil van Dijk (Liverpool).

Seperti diberitakan Daily Mail empat nama dari keddua tim finalis Liga Champions itu sudah diprediksi. Kalaupun ada yang luput dari perkiraan adalah nama kiper Liverpool Alisson Becker.

Padahal prestasi Alisson lengkap baik di level klub maupun timnas. Jika bersama Liverpool, Alisson mengantarkan The Reds juara Liga Champions, maka bersama Brasil, Alisson membawa Canarinha kampiun Copa America 2019.

Jangan lupakan juga, baik di Premier League 2018-2019 dan Copa America 2019, Alisson mendapatkan Golden Gloves atau kiper dengan jumlah clean sheet terbanyak.

Nah, secara kacamata prestasi maka tiga besar untuk nominasi The Best FIFA 2019 adalah finalis Liga Champions. Di tahun ganjil seperti 2019 ini dimana tak ada turnamen mayor maka kemenangan di Liga Champions menjadi titik tertinggi buat pesepak bola.

Capaian individu kuartet finalis Liga Champions ini juga bukan kelas ecek-ecek.Van Dijk memenangi PFA Players' Player of The Year 2018-2019. Sedangkan Mane dan Salah meraih titel Golden Boots atau top skor Premier League 2018-2019.

Jika bicara kontribusi level timnas, maka Van Dijk dan Mane membawa negerinya masuk ke final. Van Dijk bersama Belanda masuk final UEFA Nations League. Pun demikian dengan Mane. Eks pemain Southampton itu membawa Senegal ke final Piala Afrika 2019.

Pundit Sky Sports Jamie Carragher mengatakan kompetitifnya Liverpool sejak kedatangan Van Dijk pada Desember 2017 membuktikan Van Dijk memang memperbaiki lubang besar lini belakang The Reds.

“Dia sudah menunjukkan kalau dirinya memang pemain belakang berkarakter. Namun untuk penghargaan sekelas Ballon d'Or atau (The Best) FIFA saya pikir Messi tetaplah akan menjadi pemenangnya,” kata Carragher.

Carragher disinggung mengenai kemenangan Fabio Cannavaro di ajang FIFA World Player of The Year 2006 dan Ballon d'Or 2006 dimana seorang bek menjadi pemenangnya adalah kejadian yang luar biasa.

“Saya pikir karena Fabio (Cannavaro) adalah tulang punggung Italia menjadi juara Piala Dunia 2006. Dan tahun ini, tak ada turnamen mayor bersama timnas dimenangi olehnya,” ucap pundit berusia 41 tahun tersebut.

Rumah bursa Nicer Odds kemarin menempatkan tiga besar pemenang The Best FIFA dan Ballon d'Or 2019 adalah Van Dijk, Messi, dan Ronaldo. Di luar tiga besar itu nama Salah, Mane, Kylian Mbappe, Eden Hazard, dan Harry Kane.

Ronaldo dan Messi meski cuma menang di level domestik akan tetapi berhasil mencapai capaian-capaian tertentu yang bisa memikat hati voters. Ronaldo meski tak jadi capocannoniere Serie A namun membawa Juventus juara delapan berturut. Masih ada juga pencapaian Ronaldo bersama Portugal jadi kampiun UEFA Nations League.

Messi meski berhasil menjuarai trofi La Liga musim 2018-2019 ini namun gagal di Liga Champions. Tapi Messi berhasil menyabet gelar individu el pichichi dengan koleksi 36 gol. (dra)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa