Pro Kalimantan Balikpapan Samarinda Kaltim Bola Daerah Kriminal Nasional Lifestyle Bisnis Sport

Diputarkan Lagu Andorra, Didukung Fans Armenia

izak-Indra Zakaria • Senin, 9 September 2019 - 23:47 WIB

El Gran Carlemany seharusnya baru berkumandang Rabu (11/9) dini hari mendatang di Stade de France. Namun lagu kebangsaan Andorra itu malah hadir kemarin (8/9) saat Prancis versus Albania kemarin di Stade de France.

Daily Mail pun menunjukkan ekspresi kebingungan yang melanda para pemain Albania. Dalam tayangan video kapten Albania Mergim Mavraj sempat menengok dengan wajah memerah kepada rekannya Ardian Ismajli.

Kegaduhan karena salah lagu kebangsaan membuat suporter Albania yang ada di tribun pun marah. Dengan berteriak-teriak mereka meminta secepatnya El Gran Carlemany, lagu kebangsaan Andorra itu, diganti Himni i Flamurit atau lagu kebangsaan Albania.

 “Bagaimana mungkin ini terjadi UEFA ? Ini bukan lagu kebangsaan kami!,” cuit @kloppoynwa. “Ini bukan salah UEFA melainkan panpel pertandingan Prancis yang tak becus bekerja. UEFA segera beri sanksi mereka!,” tulis @JamesDba di akun Twitter-nya.

Atas insiden itu, entraineur Prancis Didier Deschamps kemudian menghampiri pelatih Albania Edoardo Reja dan berbicara. Wasit asal Spanyol Jesus Gil Manzano pun sepakat seremoni pemutaran lagu kebangsaan Albania diulang.

Nah, kegeraman pendukung Albania rupanya kembali terbakar gara-gara insiden selanjutnya. “Kami meminta maf kepada fans Armenia atas kesalahan ini dan berharap fans Armenia menghormati lagu kebangsaannya,” ucap pemandu acara.

Segera saja pemandu acara di Stade de France mendapat boo dari fans Armenia, eh Andorra, yang hadir. Kesalahan lagu kebangsaan Albania total menyita waktu sampai tujuh menit dari jadwal kickoff pertandingan.  Pasca pertandingan, Deschamps seperti diberitakan The Telegraph meminta maaf buat ketidakprofesionalan tuan rumah. Pelatih yang mengantar Prancis juara dunia 2018 itu berkata sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki situasi yang terjadi.

 “Hal ini seharusnya tak pernah terjadi. Saya memahami posisi suporter Albania dan sangat memahami pertandingan terhenti di awal karena kami harus menunggu tim Albania mendapatkan lagu kebangsaan mereka sebelum laga,” ucap Deschamps. (dra)

Editor : izak-Indra Zakaria
#Bola Eropa