DARI empat wakil Italia di Liga Champions musim ini, SS Lazio merupakan satu-satunya yang gagal menyeimbangkan dengan performa di Serie A. Inter Milan, AC Milan, dan SSC Napoli mampu bersaing di empat besar Serie A, tetapi Lazio tercecer di peringkat kesebelas.
Di Serie A, Biancocelesti –sebutan Lazio– juga nirmenang dalam tiga giornata terakhir. Sebaliknya, dalam Liga Champions, skuad Maurizio Sarri hanya sekali kalah dari empat matchday.
Lazio pun berpeluang melaju ke fase knockout (16 besar) dari grup E jika mampu mengalahkan Celtic di Stadio Olimpico dini hari nanti (siaran langsung SCTV/Champions TV 1/Vidio pukul 00.45 WIB) dengan catatan Atletico Madrid mengalahkan Feyenoord Rotterdam di De Kuip (siaran langsung Vidio pukul 03.00 WIB).
Lolos ke fase knockout boleh dibilang sekoci penyelamat kursi Mister 33, julukan Sarri. Mantan pelatih Napoli, Juventus, dan Chelsea itu sudah mendapat peringatan dari pemilik Lazio Claudio Lotito seandainya tidak mampu mengembalikan klub ibu kota Italia tersebut ke performa terbaik.
’’Kami tidak boleh terus-terusan seperti ini. Kami harus melakukan perubahan sesegera mungkin atau kami akan mendapatkan masalah,’’ kata Lotito seperti dilansir Il Messaggero.
Terpisah, striker Lazio Pedro Rodriguez menilai Sarri masih dibutuhkan Biancocelesti. ’’Kami bisa bermain di ajang ini (Liga Champions musim ini, Red) karena dia (Sarri, Red),’’ ucap mantan striker FC Barcelona itu. (ren/c19/dns)
KLASEMEN SEMENTARA GRUP E
1. Atletico Madrid 4 2 2 0 12-5 8
2. SS Lazio 4 2 1 1 5-5 7
3. Feyenoord Rotterdam 4 2 0 2 7-5 6
4. Celtic 4 0 1 3 3-12 1
Editor : izak-Indra Zakaria