Asa mengulang sukses di Papua menjadi semangat dan motivasi tim bola tangan Kaltim menuju PON XXI Aceh-Sumatra Utara (Sumut) 2024. Oleh karenanya, waktu yang tersisa kurang dari tiga bulan ini bakal dioptimalkan semaksimal mungkin.
Ketua Asosiasi Bola Tangan Indonesia (ABTI) Kaltim, Suryadi Gunawan saat ditemui beberapa waktu lalu menyebut, enam bulan pelatda yang disiapkan ini sebenarnya masih jauh dari kata ideal untuk bisa meraih juara. Menurutnya, untuk bisa mencapai prestasi, dibutuhkan minimal 10 ribu jam latihan.
"Memang persiapan ini efektifnya hanya enam bulan, walau menurut saya itu kurang. Tapi, kami tetap susun secara maksimal," ujar Suryadi.
Ditambahkannya, dengan waktu yang diberikan oleh KONI Kaltim ini, fokus latihan atlet-atletnya lebih cenderung pada peningkatan skill. Menurut pandangan Suryadi, jika program lebih ditekankan pada fisik saja, persentase pendekatan yang ingin dicapai agak sulit dipenuhi.
"Jadi, kami lebih memfokuskan pada skill, dengan begitu fisik otomatis akan mengikuti," kata Suryadi memberikan opininya.
Mantan pegulat yang pernah tampil di Olimpiade ini juga menyebut, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk bisa melaksanakan try out. Dia sebenarnya berharap dalam tiga bulan sebelum PON digelar, idealnya sudah dalam masa pemeliharaan saja. Hal itu untuk mengantisipasi adanya risiko, jika try out dilakukan mendekati waktu pertandingan.
"Tapi, kami sesuaikan dan maksimalkan saja. Saya juga sudah berkoordinasi untuk bisa try out di awal Juni nanti," tuturnya. (rz/upi/far/k15)
Editor : Indra Zakaria